KARANGANYAR, Harianmuria.com – Keluarga Besar Lingkar Media Group (LMG) menggelar kegiatan Refleksi Akhir Tahun 2025 bertajuk Saling Melengkapi dan Menguati di kawasan Tawangmangu, Karanganyar, selama dua hari, Jumat–Sabtu, 12–13 Desember 2025.
Agenda tahunan ini menjadi ruang untuk penyegaran, evaluasi kinerja, penguatan arah bisnis, sekaligus pendalaman spiritual keluarga besar Lingkar Media Group.
Kegiatan diikuti oleh jajaran komisaris, direksi, pimpinan redaksi, wartawan, serta karyawan dari seluruh divisi, meliputi Koran Lingkar, Lingkar News (online), dan Lingkar TV.
Dengan mengusung tagline Gold, Glory, Gospel, LMG meneguhkan optimisme agar di tahun mendatang makin jaya dan mampu menebarkan kebaikan hingga penjuru Nusantara.
Refleksi sebagai Momen Evaluasi Diri
Komisaris Utama Lingkar Media Group, Agus Sunarko, menegaskan bahwa refleksi akhir tahun merupakan bagian dari standar internal perusahaan yang rutin dilakukan setiap tahun.
“Setiap tahun kami memiliki standardisasi muhasabah dan evaluasi diri. Apa yang telah kita lakukan selama setahun harus dievaluasi secara jujur. Muhasabah dan introspeksi itu kami rangkum dalam istilah refleksi,” ujar Agus Sunarko, yang akrab disapa Agsun.
Di tengah tantangan berat industri media, Agsun bersyukur Lingkar Media Group masih mampu bertahan dan konsisten menggelar refleksi yang ke-6 kalinya.
“Di tengah badai tsunami bisnis media yang sangat berat, Alhamdulillah Lingkar Media Group masih bisa bertahan dan menyelenggarakan refleksi. Ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi ruang evaluasi dan muhasabah,” tegasnya.
Makna Tagline ‘Gold, Glory, Gospel’
Agsun menjelaskan, tagline Gold, Glory, Gospel menjadi pegangan strategis Lingkar Media Group dalam mencapai target perusahaan ke depan.
Gold dimaknai sebagai upaya mencari rezeki dan kekayaan yang berkah demi memperkuat fondasi ekonomi dan bisnis perusahaan.
“Ekonomi yang kuat menjadi modal utama untuk bergerak dan memberi dampak,” jelasnya.
Sementara Glory bermakna kejayaan, di mana media berperan sebagai kontrol sosial agar para pemangku kebijakan menjalankan tugas sesuai nilai Pancasila dan UUD 1945.
Adapun Gospel diartikan sebagai misi menebarkan kebaikan dan nilai-nilai amar ma’ruf nahi mungkar.
“Pada akhirnya manusia akan kembali ke tanah. Maka ekonomi dan kejayaan itu kita gunakan untuk menebar kebaikan dan kemanfaatan yang rahmatan lil alamin,” tandas Agsun.
Lebih lanjut, Agsun menegaskan komitmen Lingkar Media Group untuk terus memberikan kesejahteraan karyawan. Nilai kekeluargaan menjadi salah satu fondasi bagi kemajuan perusahaan. “Kita adalah keluarga. Saling asih, asah, dan asuh,” tuturnya.
“Kita adalah keluarga. Saling asih, asah, dan asuh,” tuturnya.
Refleksi Jadi Energi Baru Menuju 2026
Direktur Koran Lingkar, Heny Susilowati, menyampaikan bahwa refleksi akhir tahun menjadi cermin atas kerja keras sepanjang 2025. Ia juga mengingatkan pentingnya kepekaan insan pers di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan.
“Refleksi tahun 2025 ini diharapkan menjadi energi baru bagi Lingkar Media Group untuk menyongsong 2026 dengan kekompakan, kekuatan ekonomi, serta integritas jurnalistik yang tetap berpijak pada nilai spiritual,” ungkapnya.
Refleksi Menumbuhkan Semangat
Salah satu karyawan dari divisi Koran Lingkar, Syahril Muadz, mengaku bahagia dapat mengikuti kegiatan refleksi bersama keluarga besar Lingkar Media Group.
“Sangat senang dan bahagia. Saya berpesan pada diri saya sendiri untuk terus semangat bekerja. Pekerjaan ini membuat saya happy, banyak belajar dan mendapatkan pengalaman, terutama di dunia jurnalistik. Semoga Lingkar Media Group makin eksis, sukses, dan jaya selalu,” ujarnya.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki










