KARANGANYAR, Harianmuria.com – Suasana sakral khusyuk terasa kala keluarga besar Lingkar Media Group (LMG) melaksanakan ibadah salat Isya berjemaah di kawasan wisata Tawangmangu di lereng Gunung Lawu, Jumat malam, 12 Desember 2025.
Komisaris Utama LMG, Agus Sunarko bertindak sebagai imam. Salat Isya berjemaah ini dilaksanakan dalam kegiatan Refleksi keluarga besar LMG, menjadi wujud kebersamaan serta penghambaan kepada Sang Pencipta.
Refleksi Usung Spirit Kerohanian
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, refleksi kali ini secara khusus mengusung spirit kerohanian, dengan pesan utama bahwa bekerja juga merupakan ibadah yang harus dijalani secara kafah.
Karena itu, salat Isya berjemaah dimasukkan secara resmi dalam mata acara refleksi, bukan sekadar pelengkap, melainkan fondasi spiritual seluruh rangkaian kegiatan.
Seluruh keluarga besar LMG tampak bersujud di alam terbuka, beralaskan rumput dan berselimut langit. Dengan konsep ini diharapkan, doa-doa baik untuk LMG ke depan bisa langsung mengetuk pintu langit.
Ketua Panitia Refleksi 2025 LMG, Nailin RA, menjelaskan bahwa salat Isya berjemaah dimasukkan ke dalam rundown acara untuk memastikan seluruh peserta tidak meninggalkan kewajiban ibadah.
“Biasanya refleksi dimulai pukul 19.00 dan berakhir larut malam. Khawatir peserta kecapekan dan akhirnya salat Isya terlewat. Apalagi perjalanan kita cukup jauh dari Pati ke Karanganyar,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa doa merupakan fondasi utama dalam setiap perjuangan.
“Kita harus selalu ingat bahwa sejauh apapun berjuang, jangan lupa rajin melangitkan doa-doa agar Allah rida dengan segala aktivitas kita,” tuturnya.
Refleksi Bangun Kebersamaan dan Soliditas
Komisaris Utama LMG, Agus Sunarko, menegaskan bahwa refleksi bukan sekadar agenda tahunan, melainkan kebutuhan emosional dan spiritual bagi insan media.
“Refleksi ini adalah piknik, wisata, sekaligus muhasabah. Kita mengevaluasi diri, perusahaan, dan arah perjuangan ke depan,” ungkapnya.
Kegiatan refleksi dirancang sebagai ajang muhasabah, refreshing, sekaligus membangun kebersamaan dan soliditas untuk menyongsong 2026 dengan semangat baru.
Salah satu karyawan Lingkar Media Group, Alvina Riswanda, mengaku terkesan dengan konsep refleksi yang kembali menyatu dengan alam.
“Ini momen yang sangat berkesan. Kita kembali ke alam, salat berjemaah, dan merasakan kebersamaan yang nyata,” ujarnya.
Refleksi Jadi Ajang Muhasabah
Direktur Koran Lingkar, Heny Susilowati, menegaskan bahwa refleksi akhir tahun digelar rutin untuk menyentuh sisi batin karyawan.
“Ketika hati tersentuh, kinerja akan dijalani dengan sepenuh jiwa. Refleksi ini menjadi momentum muhasabah perjalanan setahun terakhir agar bisa diperbaiki di tahun depan,” tuturnya.
Ia meyakini bahwa setiap kebaikan yang ditanam akan kembali sebagai energi positif bagi perusahaan.
“Jika menanam kebaikan, kebaikan itu akan kembali kepada kita. Refleksi ini adalah momentum memanen apa yang telah kita tanam di Lingkar Media Group,” pungkasnya.
Keesokan harinya, rangkaian refleksi dilanjutkan dengan outbond games dan off-road di Track Jimber Park, kawasan Kemuning, Karanganyar, sebagai sarana memperkuat soliditas dan kerja sama tim.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki










