SEMARANG, Harianmuria.com – Suasana duka masih menyelimuti keluarga Putri Damar Timur (22), yang tewas dalam kecelakaan maut di Jalan Abdurahman Saleh, Semarang Barat, Rabu malam, 3 Desember 2025.
Putri yang mengendarai Honda Beat meninggal setelah ditabrak mobil Hyundai Creta yang dikemudikan Wu Lili, perempuan warga negara asing (WNA) asal Tiongkok.
Keluarga Masih Trauma dan Berduka
Ayah korban, Riyanto (56), masih tampak terpukul mengingat kejadian tragis yang menimpa anak keduanya itu. Ia menceritakan bagaimana dirinya pertama kali mendapat kabar kecelakaan tersebut.
“Saat itu saya baru pulang dari rumah sakit untuk kontrol bulanan dan tertidur. Tahu-tahu ada orang datang memberi kabar kecelakaan. Saya langsung tanya bagaimana kondisi anak saya,” tutur Riyanto saat ditemui di rumah duka, Jumat malam, 5 Desember 2025.
Upaya Medis Tak Mampu Selamatkan Putri
Mendapat kabar itu, Riyanto segera menuju RS Samsoe Hidajat. Air matanya tumpah saat melihat Putri menjalani rontgen dan pemeriksaan intensif.
“Dokter bilang ada patahan tulang rusuk dan tekanan di paru-paru. Katanya ada angin terjebak di paru-paru. Tapi saat tindakan dilakukan, yang keluar bukan angin, tapi darah hampir satu liter,” ungkapnya.
Meski penanganan medis sudah dilakukan maksimal, takdir berkata lain. Nyawa Putri tidak dapat diselamatkan.
“Saya sempat lihat dia dipacu jantung. Karena tidak tega, saya keluar. Tidak lama dokter menyusul dan menyatakan anak saya meninggal,” ujarnya.
Baru Wisuda, Momen Bahagia Berubah Duka
Kesedihan keluarga makin mendalam karena Putri baru saja merayakan kelulusannya pada 22 November 2025 dalam wisuda Sarjana Pendidikan Non Formal Universitas Negeri Semarang (UNNES).
“Masih syok sekali. Barusan wisuda. Kecelakaan terjadi saat dia pulang mengembalikan properti wisuda,” kata Riyanto.
Putri adalah anak kedua dari tiga bersaudara dan sangat dekat dengan ayahnya.
Keluarga Belum Pikirkan Proses Hukum
Terkait proses hukum terhadap pengemudi Hyundai Creta, Riyanto mengaku belum sanggup memikirkan langkah selanjutnya.
“Saya masih berduka. Belum terpikirkan ke arah sana. Mau diskusi dulu dengan keluarga besar,” ucapnya.
Hingga kini polisi masih mendalami penyebab kecelakaan. Pengemudi mobil, seorang perempuan WNA asal Tiongkok, diduga dalam kondisi mabuk saat kejadian dan tengah menjalani pemeriksaan intensif dari aparat.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki











