KENDAL, Harianmuria.com – PT Godrej Consumer Products Indonesia (GCPI) resmi memulai pembangunan pabrik baru di Kawasan Industri Kendal (KIK). Pabrik ini akan memproduksi berbagai produk perawatan pribadi dan rumah tangga seperti sabun, pewarna rambut, insektisida, hingga penyegar udara.
Peresmian pembangunan ditandai dengan acara groundbreaking pada Rabu, 27 Agustus 2025. Acara ini dihadiri oleh Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari, CEO PT GCPI Rajesh Sethuraman, Executive Director Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal Juliani Kusumaningrum, dan perwakilan dari pengelola KIK serta KEK.
GCPI Targetkan Operasi Juni 2026
CEO PT GCPI, Rajesh Sethuraman, menyampaikan bahwa ekspansi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan menjangkau pasar Indonesia secara lebih efisien.
“Pabrik ini akan menyerap sekitar 1.000 tenaga kerja langsung. Jika digabung dengan tenaga kerja tidak langsung seperti salesman, total akan ada sekitar 5.000 orang yang terlibat dalam operasional kami. Target operasional pabrik adalah Juni tahun depan,” jelasnya.
Rajesh menambahkan, PT GCPI telah hadir di Indonesia lebih dari 15 tahun dan berkomitmen untuk tumbuh bersama masyarakat melalui praktik bisnis berkelanjutan.
Dampak Positif untuk Ekonomi Kendal
Bupati Dyah Kartika Permanasari menyambut baik investasi dari GCPI dan menyatakan optimismenya terhadap dampak positif pembangunan pabrik ini bagi perekonomian lokal.
“Kami berharap kehadiran pabrik ini meningkatkan nilai investasi, membuka lapangan kerja, dan mengurangi pengangguran terbuka di Kabupaten Kendal,” ujarnya.
KEK Kendal Makin Dilirik Investor Global
Executive Director KEK Kendal, Juliani Kusumaningrum, menyebut bahwa ekspansi PT GCPI menjadi bukti nyata daya tarik KEK Kendal bagi investor asing.
“Selain menciptakan lapangan kerja, kehadiran GCPI memperkuat posisi KEK Kendal sebagai kawasan industri kompetitif dan berdaya saing. Saat ini sudah ada sekitar 132 tenant, dengan 50 tenant yang sudah beroperasi dan 30 lainnya dalam tahap konstruksi,” jelasnya.
Sumber: Lingkar Network
Editor: Basuki










