KUDUS, Harianmuria.com – Memasuki musim hujan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus mempercepat penyelesaian seluruh proyek pembangunan drainase.
Seluruh pekerjaan ditarget rampung pada 20 Desember 2025, agar sistem saluran air bisa berfungsi maksimal untuk mengurangi risiko banjir di wilayah rawan genangan.
Dinas PUPR Terapkan Sistem Shift
Kepala Dinas PUPR Kudus Harry Wibowo mengatakan, pihaknya menerapkan sejumlah strategi percepatan agar seluruh proyek drainase selesai tepat waktu.
“Kami sudah siapkan strategi menghadapi musim hujan. Pekerjaan dilakukan sistem shift, memastikan material tersedia, dan menggunakan beton berkualitas tinggi agar lebih tahan lama,” ujarnya, Jumat, 7 November 2025.
36 Proyek Drainase dari APBD Murni
Harry menjelaskan, tahun 2025 terdapat 36 proyek pembangunan drainase yang didanai melalui APBD Murni Kabupaten Kudus. Dari jumlah itu, sekitar 25 titik atau 70 persen telah selesai dikerjakan.
“Harapannya, akhir November ini semua proyek drainase dari APBD Murni bisa tuntas,” ungkapnya.
Sementara itu, untuk proyek drainase yang bersumber dari APBD Perubahan 2025, terdapat lima titik pekerjaan yang baru dimulai pada awal November. Seluruhnya ditarget selesai pertengahan Desember 2025.
“Kami optimistis bisa memenuhi target penyelesaian pada 20 Desember sebagaimana arahan Bapak Bupati,” tegas Harry.
Tahun ini, sebagian besar pembangunan drainase terpusat di Kecamatan Kota Kudus yang memiliki banyak titik rawan genangan banjir.
Jurnalis: Lingkar Network
Editor: Basuki










