PATI, Harianmuria.com – Juwana Fashion Week menyedot perhatian masyarakat Juwana dan sekitarnya Sabtu (13/8) malam. Para selebgram mengenakan outfit menarik dari koleksi produk lokal asal Pati, DYN Clothingline milik pengusaha sekaligus desainer muda asal Juwana Diana Fatimah Azzahro, di acara yang diadakan dalam rangka HUT RI ke-77 RI di Kecamatan Juwana itu.
Juwana Fashion Week dimulai pukul 19.00 WIB. Mayarakat Juwana sangat antusias menyaksikan meski lokasi pelaksanaan habis diguyur hujan dan listrik padam di wilayah yang terkenal dengan kerajinan batik bakaran itu. Meskipun begitu, acara yang memanfaatkan Tugu Bandeng Alun-alun Juwana itu berakhir dengan lancar.
Owner DYN Clothingline, Diana Fatimah Azzahro mengaku sangat senang bisa ikut berpartisipasi di Juwana Fashion Week. Terlebih, DYN Clothingline baru saja merilis produk fashion baru, yakni Dior Silk. Ia lantas mengundang para selebgram untuk tampil mengenakam koleksi terbarunya di Juwana Fashion Week.
“Ada dua tema fashion show, pertama tema casual, kami ada koleksi baju-baju basic. Kedua temanya ala-ala keraton memakai Dior Silk koleksi DYN. Kami undang juga sepuluh selebgram di Jawa Tengah untuk menampilkan koleksi terbaru Dior Silk,” ucapnya.
Diana menambahkan, signature silk milik DYN Clothingline tersebut bisa dipakai acara formal dan nonformal. Dengan harga terjangkau, Dior Silk dari koleksi DYN bisa bersaing dengan fashion brand terkenal di Indonesia. Menurutnya, produk Dior Silk milik DYN ini mewah tapi bisa dijangkau semua kalangan.
“Dior Silk dari produk kami itu mewah, elegan, sederhana tapi gak norak. Meski yang memakai baju DYN mereka bukan kalangan atas, tapi kalau mereka memakai baju DYN kesannya mewah. Warna-warna dari baju-baju DYN bervariasi dengan motif yang beragam,” lanjutnya.
Diana berharap, dengan keikutsertaan DYN Clothingline di Juwana Fashion Week dapat menjadi bagian branding kolesinya. Hal ini ia lakukan karena menyadari bahwa masih banyak warga Pati yang belum banyak yang mengetahui keberadaan DYN Clothingline.
“Banyak yang mengira kami itu dari Jakarta. Padahal kami asli Juwana. Namun bisa bersaing di skala nasional,” lanjutnya. (Lingkar Network | Tim | Harianmuria.com)










