PEKALONGAN, Harianmuria.com – Polres Pekalongan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional dengan melakukan penanaman jagung di lahan baku milik warga Desa Kutorejo, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, pada Sabtu, 26 Juli 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Polri dalam rangka mendukung target penanaman jagung di 1 juta hektare lahan pada tahun 2025. Penanaman dilakukan di atas lahan seluas sekitar 2.500 meter persegi milik Darmadi, warga Dukuh Gumanti RT 02 RW 02, menggunakan benih jagung varietas MAXI.
Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran Polres Pekalongan, anggota TNI, pejabat desa, penyuluh pertanian, tokoh masyarakat, dan kelompok tani setempat. Penanaman jagung ini merupakan yang ketiga kalinya dilakukan oleh Polres Pekalongan sepanjang tahun 2025.
Komitmen Wujudkan Swasembada Pangan
Wakapolres Pekalongan, Kompol M. Nurcholis, mengatakan bahwa langkah ini adalah bentuk konkret dukungan Polri terhadap program swasembada pangan yang digalakkan pemerintah pusat.
“Kami mendukung penuh program ketahanan pangan nasional. Penanaman jagung ini adalah upaya nyata kami bersama masyarakat dan petani agar bisa membantu mencukupi kebutuhan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani,” jelasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag SDM Kompol Guntur Tri Harjani, Kapolsek Kajen AKP Turkhan, Danramil Kajen Kapten Parman, penyuluh pertanian, serta perwakilan Kecamatan Kajen dan Kelompok Tani Karyo Sembodo.
Sinergi Polri dan Petani
Kepala Desa Kutorejo, Kukuh Sambodo, mengapresiasi keterlibatan Polres dalam sektor pertanian di wilayahnya. Ia menyebutkan bahwa kehadiran aparat kepolisian dalam program pertanian menjadi motivasi tambahan bagi petani.
“Sinergi ini sangat positif. Selain menjaga keamanan, kehadiran Polri juga memberikan semangat baru bagi warga kami untuk terus mengembangkan sektor pertanian,” ungkap Kukuh.
Sumber: Lingkar Network
Editor: Basuki










