KUDUS, Harianmuria.com – Salah satu ruang kelas di SD Negeri Terangmas, Desa Terangmas, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, mengalami kerusakan cukup parah.
Plafon ruang kelas IV ambrol diduga akibat serangan rayap, sehingga kegiatan belajar mengajar (KBM) pun terpaksa dialihkan ke perpustakaan sekolah.
Guru SDN Terangmas, Endiawan, menjelaskan bahwa kondisi plafon yang melengkung dan rapuh membuat pihak sekolah mengambil langkah cepat demi keselamatan siswa.
“Kemungkinan rusaknya karena rayap. Kondisinya membahayakan bagi siswa, jadi sementara waktu kelas IV belajar di perpustakaan agar lebih aman,” ujarnya, Rabu, 15 Oktober 2025.
KBM Dipindahkan Demi Keamanan Siswa
Endiawan mengungkapkan, kerusakan plafon tersebut sebenarnya sudah terjadi sejak sekitar satu tahun lalu. Namun sejak Januari 2025 kegiatan belajar baru resmi dipindahkan setelah plafon mulai melengkung.
Selain kelas IV, ia juga mengkhawatirkan kondisi ruang kelas V dan VI yang menunjukkan tanda-tanda kerusakan serupa, yaitu plafon mulai retak dan melengkung. Kondisi plafon dikhawatirkan bisa roboh atau ambrol sewaktu-waktu.
“Untuk (KBM) kelas V belum kami pindahkan karena keterbatasan ruang. Kemungkinan akan kami pindahkan ke balai desa, tapi masih menunggu persetujuan dari pihak desa,” jelasnya.
Ajukan Bantuan ke Disdikpora Kudus
Pihak sekolah telah mengajukan bantuan perbaikan ke Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus. Ia menyebut survei telah dilakukan Disdikpora.
“Katanya akan diberi bantuan dari Disdikpora, dan konsultan juga sudah datang. Katanya Oktober ini akan ada tindak lanjut, tapi kami belum tahu pastinya,” terang Endiawan.
Ia berharap perbaikan bisa segera dilakukan agar siswa kembali bisa belajar dengan nyaman dan aman di ruang kelas semula.
Jurnalis: Lingkar Network
Editor: Basuki










