SALATIGA, Harianmuria.com – Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang dikenal sebagai pedagang payung memprotes kebijakan larangan berjualan di kawasan Alun-Alun Pancasila Salatiga. Mereka mengaku kehilangan mata pencaharian dan meminta solusi agar bisa kembali berjualan.
Para pedagang pun menyampaikan aspirasi mereka kepada DPRD Kota Salatiga. Mereka berharap wakil rakyat bisa membantu memperjuangkan nasib mereka.
“Kami ingin bisa berjualan lagi. Ini menyangkut kehidupan kami dan keluarga,” ujar salah satu pedagang.
Salah seorang pedagang, Heri (46), menegaskan bahwa mereka juga berencana menemui Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, untuk meminta solusi langsung.
“Kami berharap bisa kembali berjualan. Kalau tidak, kami dan keluarga tidak bisa hidup,” kata Heri.
DPRD akan Panggil OPD Terkait
Menanggapi hal tersebut, Komisi B DPRD Kota Salatiga berjanji memediasi persoalan PKL. Ketua Komisi B, Bagas Aryanto, mengatakan pihaknya sudah menerima audiensi dari belasan perwakilan pedagang pada Kamis, 18 September 2025.
“Langkah yang bakal diambil adalah menghadirkan OPD terkait, salah satunya Dinas Koperasi dan UMKM, agar persoalan ini bisa segera teratasi,” tegas Bagas.
Sumber: Lingkar Network
Editor: Basuki










