KENDAL, Harianmuria.com – Petani tembakau di Desa Kedunggading, Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal, berharap harga jual tembakau pada musim panen 2025 bisa naik atau setidaknya setara dengan tahun lalu.
Harapan tersebut muncul meskipun kualitas tembakau pada petikan kali ini menurun akibat curah hujan yang tinggi.
“Kualitas tembakau pada petikan kali ini kurang baik, karena sebelumnya memang sering hujan di sini,” ujar Nowo Jahadi, salah satu petani di Desa Kedunggading, Jumat, 8 Agustus 2025.
Meski begitu, para petani tetap optimistis. Cuaca yang mulai berangsur cerah dan masuk musim kemarau memberi harapan akan hasil panen yang lebih baik ke depannya.
“Alhamdulillah, sekarang sudah mulai kemarau. Kami berharap harga tembakau bisa tinggi,” imbuh Nowo.
100 Hektare Lahan Tembakau di Kedunggading
Kepala Desa Kedunggading, Kafidlin, menyebutkan hampir semua warga desa menanam tembakau, termasuk di lahan non-sawah. Total luas lahan tembakau di desa ini mencapai sekitar 100 hektare.
“Para petani berharap harga tembakau naik atau minimal sama dengan tahun lalu. Hingga saat ini, tidak ada kendala berarti yang dilaporkan,” jelasnya.
Sumber: Lingkar Network
Editor: Basuki










