REMBANG, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab Rembang) terus mendorong penggunaan Aplikasi NakerBisa, sebuah platform digital untuk pencari kerja, perusahaan, dan lembaga pelatihan di wilayah setempat.
Diluncurkan pada Desember 2024, aplikasi ini menjadi pusat data ketenagakerjaan digital yang dikelola oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kabupaten Rembang.
10 Ribu Lebih Warga Gunakan NakerBisa
Kepala Bidang Pembinaan, Pengembangan, dan Pelatihan Tenaga Kerja (P3TK), Dwi Septina Rahayu, mengungkapkan bahwa sejak awal 2025 hingga Oktober, lebih dari 10 ribu warga telah mengurus Kartu Pencari Kerja (AK1) melalui sistem NakerBisa.
“Sekarang istilahnya bukan kartu kuning, tapi Kartu Pencari Kerja atau AK1. Dulu disebut kartu kuning karena warnanya kuning, sekarang sudah putih,” jelas Dwi, Jumat, 24 Oktober 2025.
Ia menyebut jumlah itu relatif stabil dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 11–12 ribu pemohon. Namun, angka tersebut tidak sepenuhnya menggambarkan tingkat pengangguran di Rembang.
“Pencari kerja belum tentu pengangguran. Bisa jadi mereka ingin ganti pekerjaan atau menambah penghasilan,” tambahnya.
Data Pencari Kerja Jadi Dasar Kebijakan
Melalui Aplikasi NakerBisa, data pencari kerja dapat diidentifikasi lebih detail berdasarkan pendidikan, usia, dan jenis kelamin.
Informasi tersebut menjadi dasar penting dalam merumuskan kebijakan pelatihan dan penempatan tenaga kerja agar sesuai dengan kebutuhan industri.
“Misalnya banyak pencari kerja lulusan SMA perempuan, maka bisa kita arahkan ke pelatihan dan lowongan yang relevan. Jadi, AK1 bukan hanya diterbitkan, tapi juga ada penyuluhan dan pembinaan,” ungkap Dwi.
Fitur Unggulan Aplikasi NakerBisa
Aplikasi NakerBisa (Tenaga Kerja Rembang yang Berani, Inovatif, Santun, dan Akuntabel) dikembangkan sebagai platform serbaguna yang dapat digunakan oleh masyarakat usia kerja, perusahaan, dan lembaga pelatihan (LPK/BKK).
Berikut beberapa fitur unggulannya:
- Informasi lowongan kerja terbaru
- Profil perusahaan lokal
- Pendaftaran dan jadwal pelatihan
- Fitur peningkatan kompetensi tenaga kerja
- Dashboard statistik tenaga kerja di Kabupaten Rembang
Menurut Dwi, keberadaan aplikasi ini tidak hanya memudahkan masyarakat mencari kerja, tetapi juga memperluas kolaborasi antara dunia usaha dan lembaga pelatihan.
“NakerBisa bisa digunakan oleh pencari kerja, perusahaan, BKK, LPK, dan kami di OPD. Semua terintegrasi dalam satu sistem,” tutupnya.
Dengan digitalisasi layanan ketenagakerjaan, Pemkab Rembang berharap dapat meningkatkan transparansi, efisiensi, dan daya saing tenaga kerja lokal, sekaligus menjawab tantangan industri yang semakin kompetitif.
Jurnalis: Lingkar Network
Editor: Basuki










