BLORA, Harianmuria.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) memberikan bantuan senilai Rp200 juta untuk pembangunan rumah relokasi bagi 5 warga di Kabupaten Blora.
Masing-masing penerima manfaat memperoleh material bangunan senilai Rp40 juta.
Kabid Perumahan dan Permukiman Dinas Perumahan Permukiman dan Perhubungan (Dinrumkimhub) Blora, Denny Adhiharta Setiawan, menyebut program ini ditujukan bagi warga Desa Kemiri, Kecamatan Jepon, yang sebelumnya tinggal di lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI).
“Saat ini masih swadaya fondasinya. Untuk total anggaran sekitar Rp200 juta. Bantuan rumah ini diberikan kepada masyarakat yang terelokasi karena program pembangunan pemerintah,” terang Denny, Senin, 29 September 2025.
Program Relokasi Sudah Berjalan Sejak 2023
Denny menjelaskan, program serupa bukan pertama kali dilaksanakan di Blora. Pada tahun 2023 ada 3 penerima manfaat, disusul 16 penerima manfaat pada 2024, dan tahun ini 5 penerima manfaat.
“Program ini mirip dengan program Tuku Lemah Oleh Omah pada tahun 2024,” jelasnya.
GP Ansor Ikut Bantu Pembangunan
Tahun ini, proses pembangunan rumah relokasi juga melibatkan GP Ansor yang akan mendukung penerima manfaat dengan menyediakan tenaga tukang.
“Harapannya tahap pelaksanaan, pengadaan, hingga pelaporan bisa berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Kolaborasi dengan GP Ansor sangat membantu,” tutur Denny.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Basuki










