KAB. SEMARANG, Harianmuria.com – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang menggelar rangkaian kegiatan, mulai dari upacara bendera, ziarah ke Taman Makam Pahlawan Bhakti Pratiwi, hingga pemberian bantuan kepada warga disabilitas.
Upacara bendera digelar di Alun-Alun Bung Karno, Kalirejo, Ungaran Timur, Senin, 10 November 2025 dengan Bupati Semarang Ngesti Nugraha bertindak sebagai inspektur upacara.
Dalam kesempatan ini, Bupati membacakan amanat dari Menteri Sosial H. Saifullah Yusuf, yang menyoroti perjuangan pahlawan di berbagai daerah termasuk Ambarawa.
“Dari Surabaya hingga Banda Aceh, dari Ambarawa hingga Biak, mereka berjuang bukan demi dirinya sendiri, tapi demi masa depan Bangsa,” kata Bupati Ngesti Nugraha.
Bantuan Motor Roda Tiga untuk Disabilitas
Usai upacara, Bupati Semarang didampingi Wakil Bupati Nur Arifah, Kepala Dinas Sosial (Dinsos), serta jajaran Forkopimda dan DPRD menyerahkan bantuan sepeda motor roda tiga khusus bagi sembilan warga disabilitas.
Masing-masing sepeda motor bernilai Rp45 juta dan dilengkapi kotak penyimpanan untuk mendukung usaha ekonomi produktif mereka.
“Pemberian bantuan ini sebagai wujud penghargaan atas semangat luar biasa para penyandang disabilitas yang terus berkarya dan berjuang dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ngesti Nugraha.
Bantuan ini diharapkan dapat membantu memperluas jangkauan usaha para penerima, misalnya usaha sayur keliling dan usaha dagang lainnya.
Dukungan untuk Kemandirian Ekonomi
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang, Istichomah, menjelaskan bahwa bantuan ini ditujukan khusus untuk warga disabilitas yang telah memiliki usaha produktif.
“Dengan sepeda motor roda tiga yang dilengkapi kotak penyimpanan ini, para penerima diharapkan bisa meningkatkan pendapatan dan mandiri secara ekonomi,” katanya.
Selain itu, para penerima juga diberikan Surat Izin Mengemudi (SIM) oleh Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, sebagai bagian dari fasilitas tambahan untuk menunjang mobilitas mereka.
Penerima Bantuan Termotivasi
Salah satu penerima, Samudi (43), yang berjualan cilok keliling dari Desa Jubelan, Kecamatan Sumowono, merasa sangat terbantu dengan sepeda motor roda tiga ini.
“Alhamdulillah, senang sekali. Kotak penyimpanannya lebih besar, bisa menampung dagangan dua kali lipat, semoga usaha saya semakin maju,” ujar Samudi.
Bupati Ngesti Nugraha berharap bantuan ini dimanfaatkan dengan bijak, untuk meningkatkan kesejahteraan penerima dan mendukung usaha produktif mereka.
“Semoga bantuan ini membawa manfaat nyata dan menjadi motivasi agar warga disabilitas terus berkarya dan mandiri,” tambahnya.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki










