KUDUS, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus melalui Dinas Kesehatan (DKK) Kudus tengah membangun Puskesmas Pembantu (Pustu) di Desa Colo, Kecamatan Dawe, wilayah Lereng Gunung Muria. Pembangunan ini menggunakan anggaran dari dana cukai senilai Rp962 juta.
Kabid Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan DKK Kudus, Amad Mochamad, menjelaskan bahwa pembangunan Pustu Colo dimulai sejak 27 Agustus 2025 dan ditargetkan selesai pada 9 Desember 2025. Gedung tersebut berdiri di atas lahan bekas sekolah yang kini menjadi aset Pemerintah Desa Colo.
“Proses pembangunannya masih berjalan, pekan ini progresnya ditargetkan 10 hingga 15 persen,” kata Amad.
Pustu Colo di Bawah Naungan Puskesmas Rejosari
Pustu Colo nantinya akan berada di bawah naungan Puskesmas Rejosari, Kecamatan Dawe. Tenaga kesehatan akan diberdayakan dari puskesmas, termasuk perawat dan bidan desa setempat.
“Untuk SDM di Pustu ini minimal ada satu perawat, bidan, dan kader kesehatan. Kami upayakan bisa buka setiap hari serta terhubung dengan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP),” paparnya.
Aspirasi Pemdes dan Manfaat bagi Wisatawan
Amad mengungkapkan, pembangunan Pustu ini merupakan aspirasi dari Pemerintah Desa Colo. Kehadirannya diharapkan bisa mendekatkan layanan kesehatan bagi masyarakat sekitar, sekaligus memberikan manfaat bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan wisata di Lereng Muria.
“Karena lokasi Puskesmas Pembantu ini di pinggir jalan besar dan dekat tempat wisata, bisa dimanfaatkan juga untuk pengunjung wisata yang membutuhkan layanan kesehatan,” jelasnya.
Wisatawan yang datang ke Kebun Ibu, Pijar Park, Taman Sardi, hingga Wisata Religi Makam Sunan Muria akan makin mudah mendapatkan akses layanan kesehatan jika diperlukan.
Sumber: Lingkar Network
Editor: Basuki










