BLORA, Harianmuria.com – Pembangunan tahap kedua Gedung Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora ditargetkan selesai pada 25 Desember 2025. Proyek ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Blora tahun 2025 dengan alokasi sebesar Rp1 miliar.
Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Gedung Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Blora, Mohammad Arif Hidayat, pada Senin, 6 Oktober 2025. “Anggaran untuk pembangunan tahap kedua ini sesuai rencana, yaitu Rp1 miliar,” ujarnya.
Fokus Pekerjaan: Interior dan Finishing
Arif optimistis pembangunan bisa selesai tepat waktu seperti yang ditargetkan. Pasalnya, pengerjaan kali ini tidak lagi menyentuh struktur bangunan, melainkan fokus pada penyelesaian interior dan finishing gedung utama.
“Saat ini mengerjakan bagian interior, seperti plafon, ruang kerja, pengecatan, pencahayaan, lantai granit, dan finishing lainnya,” tambahnya.
Tambahan Anggaran untuk Pagar Depan
Selain dana utama, proyek ini juga mendapat suntikan dana tambahan melalui APBD Perubahan tahun 2025 sebesar Rp169 juta untuk membangun pagar depan gedung Kejari.
“Pembangunan pagar depan dianggarkan Rp169 juta melalui APBD Perubahan tahun ini,” kata Arif.
Tahap Lanjutan Belum Dibahas
Meski proyek tahap dua hampir rampung, pembangunan keseluruhan kompleks Gedung Kejari Blora belum sepenuhnya tuntas. Arif menyebut, hingga kini belum ada pembahasan lanjutan untuk pembangunan tahun anggaran 2026.
“Hingga saat ini belum ada pembahasan terhadap pembangunan gedung tersebut,” jelasnya.
Gedung Kejari Blora di Lahan Hibah
Gedung Kejaksaan Negeri Blora dibangun di atas lahan hibah seluas 8.476 meter persegi yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Blora. Pembangunan tahap pertama sebelumnya telah menelan biaya sekitar Rp7,298 miliar.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Basuki










