REMBANG, Harianmuria.com – Ratusan pekerja pabrik rokok Djarum Rembang menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahap 1 provinsi Jawa Tengah sebesar Rp 1,2 juta. Pencairan BLT diberikan dalam 2 tahap.
Penyerahan secara simbolis dilakukan di pabrik Djarum Rembang oleh Bupati Rembang Abdul Hafidz, Jumat (14/4).
Dalam kesempatan itu, Pimpinan Senior Production Supervisor SKT Rembang, Doni Santoso menyebutkan ada 913 pekerja di pabrik rokok Djarum yang mendapat BLT DBHCHT. Menurutnya, bantuan yang diberikan pada tahun ini sesuai dengan harapan.
“Harapan kita semua BLT kedepannya seperti ini, sesuai dengan yang kita harapkan,” ucapnya.
Sementara itu, Bupati Rembang menyampaikan BLT DBHCHT yang diberikan kepada pekerja pabrik rokok tahun ini mengalami kenaikan. Yakni sebesar Rp 1.200.000 yang diberikan dalam 2 tahap dengan besaran masing-masing Rp 600 ribu setiap pembagiannya.
Sedangkan pada tahun sebelumnya, pekerja pabrik rokok mendapat BLT DBHCHT sebesar Rp 600 ribu yang diberikan hanya 1 tahapan saja. Pihaknya pun meminta agar bantuan tersebut dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pokok harian.
“Semula tahun kemarin dapat dalam 1 tahun Rp 600, ini dapat Rp 1.200.000 kita naikkan. Nanti bisa dipakai terserah, untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” kata dia.

Pihaknya juga mengapresiasi keberadaan pabrik rokok yang berlokasi di utara Pasar Kota Rembang itu karena mampu menyerap hampir 1.000 tenaga kerja. Untuk itu dirinya meminta kepada warga masyarakat yang berkesempatan bekerja di sana agar selalu mematuhi aturan yang diberlakukan.
“Saya minta semuanya bisa bersinergi untuk bagaimana membangun Rembang. Kita bangun bersama-sama, pemerintah, perusahaan dan masyarakatnya,” pungkasnya. (Lingkar Network | R Teguh Wibowo – Harianmuria.com)










