KUDUS, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus memastikan Pasar Bitingan akan segera dikosongkan dari aktivitas perdagangan. Langkah ini merupakan bagian dari persiapan pembangunan rumah sakit baru bertaraf internasional di lahan eks Plaza Matahari yang berada di sisi timur pasar.
Pengembangan Rumah Sakit Baru
Pemkab Kudus tengah menyiapkan pengembangan RSUD dr. Loekmono Hadi menjadi rumah sakit modern dengan konsep Smart Hospital. Rumah sakit tersebut direncanakan memiliki tujuh lantai, dilengkapi layanan kesehatan modern, area komersial, hingga fasilitas hotel.
Untuk mendukung fasilitas tersebut, kawasan Pasar Bitingan akan dialihfungsikan sebagai lahan parkir pendukung rumah sakit.
Baca juga: Pasar Bitingan akan Dialihfungsikan, Pemkab Kudus Siapkan 2 Skema Relokasi Pedagang
Relokasi Pedagang ke Pasar Saerah
Agar proses pembangunan berjalan lancar, Pemkab Kudus menawarkan solusi relokasi pedagang Pasar Bitingan ke Pasar Saerah. Namun, rencana tersebut memicu penolakan dari sebagian pedagang.
Penolakan disampaikan langsung kepada Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, dalam pertemuan di Pendapa Kabupaten Kudus, Selasa, 2 Desember 2025. Meski begitu, Pemkab tetap menegaskan bahwa pengosongan pasar harus segera dilakukan.
Alasan Relokasi Tidak Bisa Ditunda
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Perdagangan Kudus, Djati Solechah, menjelaskan bahwa relokasi menjadi pilihan terbaik karena pembangunan rumah sakit akan segera dimulai. Selain itu, aktivitas pedagang yang melebar hingga trotoar selama ini menimbulkan keluhan masyarakat.
“Semua pedagang Pasar Bitingan kami minta pindah ke Pasar Saerah, baik yang di dalam maupun di luar pasar. Lokasi ini tidak representatif untuk pengembangan rumah sakit,” jelasnya.

Relokasi Dinilai Menguntungkan Pedagang
Pemkab menargetkan seluruh pedagang bisa segera pindah dalam waktu dekat. Menurut Djati, jika pedagang pindah sekarang justru menguntungkan karena saat ini mendekati momen tahun baru dan beberapa bulan lagi Idulfitri.
“Kalau pindah sekarang justru menguntungkan pedagang. Mereka bisa mulai membangun komunitas dengan pembeli yang pasti akan datang menjelang Lebaran,” ujarnya.
Keringanan Sewa di Pasar Saerah
Untuk meringankan beban pedagang, Pemkab Kudus memberikan gratis sewa kios dan los selama tiga bulan. Selain itu, pedagang juga difasilitasi untuk bernegosiasi langsung dengan manajemen Pasar Saerah terkait tarif sewa.
“Saat ini harga sewa untuk kios Rp50.000 dan los Rp18.000, itu sudah satu paket all in pemeliharaan, keamanan dan kebersihan. Namun harga itu belum final, pihak Pasar Saerah sudah mau nego diturunkan berapa harganya nanti disesuaikan,” paparnya.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki










