PATI, Harianmuria.com – Anggota Pansus Hak Angket DPRD Pati, Diddin Syafrudin, melayangkan pertanyaan kritis terkait alokasi anggaran perbaikan jalan yang dianggap terlalu besar. Hal itu ia sampaikan saat rapat Pansus bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Pati, Riyoso, pada Rabu, 17 September 2025.
Diddin menyoroti proyek perbaikan jalan ruas Juwana–Wedarijaksa yang menelan biaya hingga Rp45 miliar. Nilai tersebut menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial karena adanya dugaan ketidaksesuaian panjang jalan dengan anggaran yang digelontorkan.
“Kemarin sempat ramai di medsos ada ruas jalan yang panjangnya tidak sesuai dengan anggaran. Misalnya di Juwana dan Tlogowungu. Itu menjadi pertanyaan netizen,” ujar Diddin.
Tanggapan DPUTR Pati
Menanggapi hal itu, Riyoso meminta masyarakat dan DPRD untuk lebih bijak menyikapi informasi yang beredar di media sosial. Menurutnya, semua pekerjaan jalan yang dilakukan DPUTR Pati sudah sesuai dengan spesifikasi teknis.
“Terkait ada yang menyampaikan (informasi) kurang tepat, mohon jangan dipercaya karena informasi yang benar itu dari kami,” jelas Riyoso.
Sumber: Lingkar Network
Editor: Basuki










