KUDUS, Harianmuria.com – Setelah sepekan dinyatakan hilang, seorang warga Desa Klaling, Kecamatan Jekulo, Kudus, bernama Dian Fatmawati akhirnya ditemukan meninggal dunia di area Perbukitan Patiayam, Sabtu, 8 November 2025.
Korban sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak Sabtu, 1 November 2025 setelah pergi meninggalkan rumah sekitar pukul 09.00 WIB dengan berjalan kaki.
Kronologi Hilangnya Korban
Menurut Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kudus, Munaji, keluarga sempat melakukan pencarian mandiri dan mendapat informasi bahwa korban terlihat di warung milik Mbak Tin, Dukuh Slalang, Desa Tanjungrejo, kawasan Logung barat Bukit Patiayam.
“Namun saat ditelusuri, korban sudah tidak ada di lokasi. Karena lokasi pencarian cukup luas dan kondisi medan sulit, keluarga akhirnya meminta bantuan ke Kudus Siaga 112 pada Kamis (6 November 2025) sore,” jelas Munaji.
Keluarga menyebut korban terakhir terlihat memakai baju oranye dan memiliki tahi lalat di pipi kiri. Berdasarkan informasi tersebut, BPBD Kudus bersama tim SAR gabungan segera menggelar operasi pencarian (OPSAR) di kawasan Bukit Patiayam pada Jumat, 7 November 2025 mulai pukul 08.00 WIB.
Tim SAR Lakukan Pencarian Intensif
Pencarian hari pertama dilakukan dengan penyisiran sejauh 1 kilometer dari titik warung Mbak Tin tempat terakhir korban terlihat. Sekitar pukul 13.00 WIB, Ketua RW setempat melaporkan bahwa warganya melihat korban di timur Bumi Perkemahan Karangsubur, Desa Klaling, dengan pakaian berbeda – berwarna hitam dan membawa tiga karung sak.
“Dari informasi itu, titik pencarian dipindah ke area Bumi Perkemahan. Operasi SAR kemudian diperluas hingga radius 5 kilometer sampai ke perbatasan Desa Sukobubuk, Kecamatan Margorejo, Pati,” terang Munaji.
Namun, hingga sore hari pencarian belum membuahkan hasil sehingga operasi dihentikan sementara untuk dilanjutkan keesokan harinya.
Korban Ditemukan Meninggal Dunia
Pada hari kedua pencarian, Sabtu, 8 November 2025, sebanyak 25 personel diterjunkan dengan bantuan dua motor trail untuk menjangkau area perbukitan. Tim kemudian menerima laporan dari warga tentang temuan sesosok mayat dengan ciri-ciri mirip korban.
“Kemudian tim diterjukan menuju lokasi dan memastikan mayat tersebut adalah korban yang hilang berdasarkan ciri-ciri pakaian korban,” tutur Munaji.
Korban ditemukan dalam posisi tertelungkup sekitar 700 meter sebelah utara dari posko SAR Bumi Perkemahan Karangsubur. Karena kondisi wajah korban sudah tidak bisa dikenali, tim langsung berkoordinasi dengan Inafis Polres Kudus untuk proses identifikasi.
Jenazah berhasil dievakuasi pukul 10.07 WIB dan dibawa ke RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Jurnalis: Lingkar Network
Editor: Basuki










