REMBANG, Harianmuria.com – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Kabupaten Rembang menggelar sosialisasi bertema “Promosi Museum sebagai Wisata Budaya dalam Menghadapi Era 4.0” pada Sabtu, 11 Oktober 2025, bertempat di Pendapa Museum RA Kartini Rembang.
Acara ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Museum Nasional 2025 yang berlangsung selama tiga hari, dari 10 hingga 12 Oktober 2025.
Museum Perlu Beradaptasi di Era Digital
Sub Koordinator Sejarah, Museum, dan Cagar Budaya Dinbudpar Rembang, Retna Dyah Radityawati, menekankan pentingnya museum untuk bertransformasi mengikuti perkembangan teknologi dan tren digitalisasi.
“Kita ingin membuat citra museum lebih positif, apalagi di era 4.0 yang menuntut kita untuk bertransformasi secara digital,” ujarnya.
Strategi Pengelolaan dan Promosi Museum
Sosialisasi menghadirkan empat narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi yang berpengalaman di bidang pengelolaan dan promosi museum. Laela Nurhayati Dewi, kurator Museum Ranggawarsita, membawakan materi Museum Sebagai Pusat Edukasi. Alifa Nur Fitri menjelaskan strategi branding museum melalui media digital.
Godam Eko Saputra memaparkan tentang penerapan teknologi digital dalam pengelolaan museum. Muhammad Wildan Khunaefi menyoroti pentingnya kolaborasi dan kemitraan dalam membangun komunitas museum.
Sosialisasi diikuti oleh perwakilan museum se-Kabupaten Rembang dan mahasiswa. Mereka diajak berdiskusi tentang strategi membangun citra positif museum di tengah tantangan era digital.
Dorong Branding Museum RA Kartini Rembang
Retna berharap kegiatan ini menjadi langkah awal memperkuat branding museum di Kabupaten Rembang, khususnya Museum RA Kartini. “Setelah acara ini, kita bisa mulai membranding Museum RA Kartini Rembang dan museum-museum lain di Rembang,” jelasnya.
Menurut Retna, museum tak hanya menjadi tempat penyimpanan benda-benda bersejarah, tetapi juga sebagai ruang belajar dan pusat edukasi masyarakat.
“Dengan adanya kegiatan hari ini, harapannya dapat membangun citra positif bagi museum. Museum itu tempat kita belajar, tempat kita mencari ilmu,” pungkas Retna.
Jurnalis: Lingkar Network
Editor: Basuki










