BLORA, Harianmuria.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi berkah bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Blora.
Salah satu yang merasakan langsung manfaat program tersebut adalah Siti Fitri Nuryani, perajin roti kering asal Desa Gembol, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora.
Pesanan Roti Melonjak Ribuan per Hari
Fitri mengungkapkan bahwa produksi rotinya melonjak drastis sejak dapur SPPG Bogorejo 1 rutin memesan produknya. Sebelum adanya program MBG, ia hanya membuat sekitar 500 kardus roti untuk kebutuhan hajatan warga.
“Sekarang saya bareng lima ibu-ibu di sini mampu menghasilkan ribuan roti setiap hari,” ujar Fitri, Senin, 24 November 2025.
Lonjakan pesanan membuat mereka harus bekerja lebih intens, mulai pukul 15.00 hingga tengah malam.
Pendapatan Ibu-Ibu Desa Meningkat
Peningkatan pesanan tidak hanya mengangkat usaha Fitri, tetapi juga memberi tambahan penghasilan bagi lima ibu-ibu yang membantu produksi roti.
“Alhamdulillah terbantu karena pendapatan harian bisa ikut meningkat,” jelasnya.
Bahan baku yang digunakan pun melonjak tajam. Jika sebelumnya Fitri menghabiskan maksimal 25 kilogram tepung per hari, kini jumlahnya mencapai 75 kilogram setiap hari.

Harapan MBG Tetap Berlanjut
Fitri berharap program MBG tetap berjalan dan dapur SPPG Bogorejo 1 terus mengambil produknya, sekaligus meningkatkan kualitas sajian untuk ribuan penerima manfaat.
“Kami juga mendorong dapur SPPG untuk terus meningkatkan kualitas menu agar manfaatnya semakin dirasakan penerima,” tegasnya.
Sebagai informasi, Dapur SPPG Bogorejo 1 menyalurkan 2.208 paket makanan bergizi setiap hari. Sasaran program meliputi anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Basuki










