SALATIGA, Harianmuria.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga mencatat mayoritas ruas jalan di wilayahnya telah masuk kategori mantap. Berdasarkan data survei kondisi jalan tahun 2024, hanya 1,28 persen jalan yang masih mengalami kerusakan berat.
67 Persen Jalan dalam Kondisi Baik
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Salatiga, Syahdani Onang Prastowo, menjelaskan total panjang jalan yang menjadi kewenangan Pemkot mencapai 337.471,45 meter. Dari jumlah itu, 67,06 persen tergolong baik, 24,01 persen sedang, 6,75 persen rusak ringan, dan hanya 1,28 persen yang rusak berat.
“Ini menunjukkan kondisi jalan kita relatif sudah mantap. Tantangannya adalah bagaimana mempertahankan kualitas jalan tetap baik dengan pemeliharaan rutin maupun berkala,” ujar Syahdani, Sabtu, 4 Oktober 2025
Anggaran Rp29,11 Miliar untuk Pemeliharaan
Pada tahun anggaran 2025, Pemkot Salatiga mengalokasikan Rp29,11 miliar untuk penyelenggaraan infrastruktur jalan, jembatan, dan trotoar. Dari total itu, sekitar Rp3,5 miliar digunakan untuk pemeliharaan rutin, dan Rp5,8 miliar untuk pemeliharaan berkala.
Langkah ini diharapkan mampu menjaga kualitas infrastruktur agar tetap dalam kondisi prima serta mendukung mobilitas warga.
Dukungan Teknologi dan Partisipasi Warga
Menurut Syahdani, DPUPR juga terus mengoptimalkan teknologi dalam kegiatan pemeliharaan jalan. Selain melakukan pembaruan data jalan setiap tahun, pihaknya juga membuka saluran pengaduan masyarakat untuk melaporkan kondisi jalan yang rusak.
“Strategi jangka panjang kami berbasis pada data survei jalan yang selalu diperbarui. Data itu menjadi dasar kebijakan agar kualitas jalan di Salatiga bisa terus meningkat dan berkelanjutan,” tegasnya.
Jurnalis: Lingkar Network
Editor: Basuki










