PATI, Harianmuria.com – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menyoroti maraknya laporan masyarakat terkait pelelangan aset akibat kredit macet. Ia meminta perbankan lebih bijak dan tidak serta-merta melakukan lelang tanpa komunikasi yang matang dengan debitur.
Ali menyebut, beberapa warga dari Desa Kembang, Dukuhseti, dan Desa Raci, Batangan, mengeluhkan aset mereka dilelang oleh PT BPR BKK dan Bank BRI meski belum mampu melunasi utang.
“Kemarin ada banyak aduan masyarakat yang jadi debitur. Utangnya belum bisa dibayar, tapi aset langsung dilelang dan jatuh ke pihak lain. Ini jelas bertentangan dengan aturan pemerintah,” ujar Ali, Rabu, 23 Juli 2025.
Ia menekankan pentingnya komunikasi dan pendekatan yang lebih manusiawi dalam menyelesaikan kredit bermasalah. Menurutnya, penyelesaian bisa dicapai tanpa harus merugikan masyarakat.
Sumber: Lingkar Network
Editor: Basuki










