MEDAN, Harianmuria.com – Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Sumatera Utara, Rianto, menegaskan pentingnya peran pemilik media siber untuk tampil sebagai pengusaha media profesional, bukan hanya bertindak layaknya wartawan lapangan.
Dalam rapat koordinasi menjelang Munas II JMSI di Jakarta pada 21–22 Juni 2025, Rianto – yang akrab disapa Anto Genk – menyampaikan pandangannya mengenai tantangan internal yang masih dihadapi oleh banyak pemilik media lokal.
“JMSI ini adalah wadah pemilik media. Maka kita harus berani naik kelas, tampil sebagai pemilik, bukan wartawan. Jangan hanya modal WiFi gratis di warung kopi lalu merasa punya media,” tegasnya.
Rianto menyayangkan masih banyak media siber yang belum memiliki struktur organisasi, kantor tetap, maupun SDM profesional. Ia menilai bahwa kekuatan media bukan hanya pada kontennya, tetapi juga pada sistem kerja dan manajemen internal yang kredibel.
“Mendirikan media itu mudah. Tapi apakah memiliki sistem, redaksi, dan struktur yang profesional? Kalau tidak, bagaimana bisa dipercaya publik?” ujarnya.
Menurutnya, JMSI harus menjadi pendorong transformasi media lokal ke arah yang lebih berdaya saing dan profesional, bukan sekadar eksis di dunia digital.
Sebagai Direktur Utama PT Media Sumutduaempat Sukses dan PT Media Britama Sukses – yang membawahi media seperti Harian Sumut24 (cetak), halomedan.co, sumut24.co, garda.id, dan medan24news.com – Rianto berbicara dari pengalaman langsung. Ia mendorong pemilik media lain untuk mengikuti jejak membangun media dengan visi bisnis dan nilai profesionalisme.
Pria kelahiran Kandangan, 15 Januari 1970 ini dikenal luas di berbagai organisasi strategis seperti Ketua Harian DPP Pujakesuma Bersatu, Wakil Ketua Serikat Perusahaan Pers (SPS) Sumut, Penasihat PWI Sumut, Ketua Bidang Infokom TI Sumut, dan aktif di Ormas Pemuda Pancasila
Dalam pertemuan tersebut, Rianto juga menyatakan dukungan penuh kepada Teguh Santosa untuk kembali memimpin JMSI Pusat. Ia menyebut Teguh sebagai figur penting yang berhasil memperkuat posisi JMSI di tingkat nasional dan memperjuangkan eksistensinya di Dewan Pers.
“Kontribusi Teguh sangat besar bagi JMSI. Sampai sekarang belum ada yang sepadan dengan kapasitas beliau,” ujarnya.
Sebagai penutup, Rianto mengajak seluruh pemilik media di Indonesia untuk meningkatkan kualitas kelembagaan, memperluas jejaring, dan menumbuhkan mentalitas sukses.
“Tanamkan bahwa kita bisa. Jangan merasa kecil. Profesionalisme dimulai dari niat dan sikap kita sebagai pemilik media,” pungkasnya.
Dengan komitmen terhadap kolaborasi, integritas, dan kualitas, Rianto optimistis JMSI dapat terus berkembang sebagai kekuatan media siber nasional yang solid, profesional, dan berpengaruh.
(NAILIN RA – Harianmuria.com)










