PATI, Harianmuria.com – Tingginya minat masyarakat Pati yang hendak berangkat ke tanah suci ini dirasa Hamid tidak sebanding dengan kuota haji yang diberikan oleh Pemerintah Arab Saudi. Alhasil, antrean haji asal Kabupaten Pati menjadi semakin panjang bahkan sampai 30 tahun. Hal ini diungkap langsung oleh Kepala Seksi (Kasi) Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati, Abdul Hamid.
“Jumlah pendaftar ini memang tidak signifikan dengan jumlah jamah yang kita berangkatkan. Dalam satu tahun itu jamaah yang berangkat sekitar 1200-1300 jamah tergantung kuota yang diberikan pemerintah Saudi kepada pemerintah Indonesia. Oleh karena itu antrean semakin panjang menumpuk ke belakang. Oleh karena itu masa antrean itu sudah sampai 30 tahun . Daftar sekarang berangkat tahun 2052,” ungkapnya pada Selasa (9/8).
Pasca pandemi Covid-19, animo masyarakat kabupaten Pati untuk mendaftar haji kian meningkat dengan bertambahnya jumlah pendaftar. Meski tidak sebesar sebelum pandemi, kenaikan ini terbilang cukup signifikan jika dibandingkan saat pandemi tahun 2020 dan 2021 lalu.
Ia menuturkan pada tahun 2022 ini setiap bulan pihaknya menerima 150-200 pendaftar haji. Jumlah ini sedikit lebih banyak ketimbang saat pandemi lalu yang hanya 100-an pendaftar tiap bulanya. Hingga kini, dari bulan Januari hingga Agustus pihak Kemenag Pati sudah menerima sebanyak 1600-an calon jamaah haji.
“Untuk haji di tahun 2022 pendaftaran itu, ada sedikit peningkatan dari masa pandemi kemarin. Di masa pandemi kemarin hanya 100 lebih sedikit. Setelah ini kondisi mulai melandai, itu rata-rata per bulan bisa sampai 200 pendaftar, atau 150-an. Sehingga kalau di bulan Agutsus kalau rata-rata kita buat 200-an pendaftar setiap bulan. Ada kurang lebih 1600 pendaftar dari Januari sampai Agustus,” tutur Hamid.
Sementara jumlah pendaftar sebelum adanya pandemi, dapat mencapai 300-400 an orang tiap bulannya.
“Normal sebelum masa pandemi, pendaftaran rata-rata kan satu bulan sekitar 300-400 atau bahkan lebih bisa sampai 500 pendaftar per bulan,” tambahnya. (Lingkar Network | Arif | Harianmuria.com)










