Jumat, Januari 9, 2026
  • Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kerjasama & Iklan
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
No Result
View All Result

Beranda - News - Kekurangan Dana, Jembatan Swadaya Warga Desa Mluweh Semarang Terancam Mandek

Kekurangan Dana, Jembatan Swadaya Warga Desa Mluweh Semarang Terancam Mandek

Basuki by Basuki
12 Juni 2025 20:00
in News, Semarang, Seputar Jateng, Umum
0 0
Pembangunan jembatan swadaya penyeberangan antardusun di Desa Mluweh, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, terancam mandek karena kekurangan dana. (Hesty Imaniar/Harianmuria.com)

Pembangunan jembatan swadaya penyeberangan antardusun di Desa Mluweh, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, terancam mandek karena kekurangan dana. (Hesty Imaniar/Harianmuria.com)

Share on FacebookShare on WatsApp

KAB. SEMARANG, Harianmuria.com – Warga Desa Mluweh, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, menunjukkan semangat gotong royong tinggi dengan membangun jembatan penyeberangan secara swadaya.

Jembatan yang menghubungkan Dusun Kalilateng Kulon dan Kalilateng Wetan itu sangat vital sebagai akses warga menuju sekolah, tempat ibadah, dan kegiatan ekonomi sehari-hari. Jembatan ini mempermudah akses antardusun yang selama ini terhalang oleh sungai lebar dan tebing curam.

Namun, proyek yang membentang di atas Sungai Loning sepanjang lebih dari 20 meter itu kini terancam mandek. Pasalnya, dana yang dibutuhkan mencapai Rp150 juta, sementara warga baru mampu mengumpulkan sekitar Rp100 juta sejak Mei 2025.

“Kami bangun jembatan ini dari uang warga. Namun sekarang terpaksa dihentikan karena dana belum cukup,” ujar Sayadi (56), Ketua RT 06 RW 02 Kalilateng Kulon, Kamis (12/6/2025).

Baca Juga:  172 Barang Penumpang Kereta Tertinggal di Area KAI Daop 4 selama Nataru

Selama ini, puluhan warga, termasuk anak-anak sekolah, harus menyeberangi sungai dengan cara menuruni dan mendaki tebing setinggi lima meter. Kondisi tersebut sangat membahayakan, terutama saat musim hujan.

“Setiap hari ada sekitar 30 warga yang harus menyeberang sungai tanpa jembatan. Banyak yang terpeleset,” imbuh Sayadi.

Menurutnya, jembatan itu dirancang untuk menjadi akses utama menuju Masjid Baiturrohman serta sekolah-sekolah seperti RA, MI, dan MTs Ma’arif yang ada di Kalilateng Kulon. Jembatan ini juga dibutuhkan untuk akses kegiatan ekonomi warga.

Masyarakat berharap ada campur tangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang dalam menyelesaikan pembangunan jembatan tersebut. “Kami tidak berharap banyak, tapi semoga ada bentuk perhatian yang nyata dari pemerintah,” harap Sayadi.

Baca Juga:  Eks Direktur Bank DKI Bantah Korupsi Kredit Sritex Rp180 Miliar, Sebut Dakwaan Jaksa Kabur

Terpisah, Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan apresiasi atas inisiatif warga tersebut. Namun, ia menyatakan bantuan melalui APBD tidak bisa langsung diberikan karena pembangunan telah dimulai secara swadaya.

“Kalau pembangunan dilanjutkan pakai anggaran pemerintah, bisa terjadi tumpang tindih administrasi dan jadi temuan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan),” jelas Ngesti.

Meski demikian, Ngesti menyampaikan bahwa Pemkab siap memberikan bantuan untuk fasilitas umum lainnya – seperti lampu penerangan jalan, sarana ibadah, dan perbaikan jalan – melalui penganggaran APBD di tahun 2026.

(HESTY IMANIAR – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: akses jalan wargaBerita SemarangBupati SemarangDesa MluwehInfo Semarangjembatan swadayakendala danaNgesti Nugraha

Related Posts

Banjir mendadak kembali merendam Desa Pamotan Rembang setelah hampir tiga tahun aman.
Rembang

Banjir Mendadak Kembali Rendam Desa Pamotan Rembang setelah 3 Tahun Aman

9 Januari 2026
Bupati Rembang Harno melantik 59 pejabat Pemkab Rembang, tekankan profesionalisme dan integritas.
Rembang

59 Pejabat Pemkab Rembang Dilantik, Bupati Harno Tekankan Profesionalisme

9 Januari 2026
Tiga TPS di pusat Kota Weleri Kendal dirobohkan karena sering jadi lokasi pembuangan sampah liar.
Kendal

Jadi Tempat Pembuangan Liar, 3 TPS di Weleri Kendal Dirobohkan

9 Januari 2026
Kabupaten Rembang masuk lima besar produsen jagung Jawa Tengah dengan target produksi 188 ribu ton di 2026.
Rembang

Rembang Masuk 5 Besar Produsen Jagung Jawa Tengah, Targetkan 188 Ribu Ton di 2026

9 Januari 2026
Load More
Next Post
Bupati Semarang Ngesti Nugraha. (Hesty Imaniar/Harianmuria.com)

Exit Tol Tamansari Siap Dibangun, Bupati Semarang Optimistis Dongkrak Ekonomi Lokal

Berita Utama

BPBD Jepara sigap menangani berbagai bencana Desember 2025, mulai pohon tumbang, rumah rusak, hingga evakuasi warga dan hewan berbahaya.
Jepara

BPBD Jepara Gerak Cepat Tangani Serangkaian Kejadian Bencana Selama Desember 2025

15 Desember 2025
BPBD Jepara menyalurkan bantuan logistik kepada warga Desa Tunahan, Kecamatan Keling, yang terdampak angin kencang.
Jepara

BPBD Jepara Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Tunahan

10 Desember 2025
BPBD Jepara menerima bantuan truk tangki 4.000 liter dari pemerintah pusat untuk memperkuat armada penanggulangan bencana, khususnya distribusi air bersih di wilayah rawan kekeringan.
Jepara

BPBD Jepara Terima Truk Tangki 4.000 Liter, Perkuat Armada Penanggulangan Bencana

10 Desember 2025
BPBD Jepara mengirim satu personel untuk membantu penanganan banjir di Sumatra Barat sebagai bentuk dukungan Pemprov Jateng terhadap percepatan pemulihan pascabencana.
Jepara

BPBD Jepara Tugaskan Satu Personel Bantu Penanganan Banjir di Sumatra Barat

9 Desember 2025

Berita Trending

  • Belasan tahun rusak tanpa perbaikan, warga Desa Nglebur, Jiken, Blora swadaya memperbaiki jalan sepanjang 60 meter dengan dana patungan dan gotong royong.

    Belasan Tahun Rusak, Warga Nglebur Blora Swadaya Perbaiki Jalan 60 Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Kudus Periksa 10 Pegawai Buntut Video Viral Asusila, 2 Orang Dibebastugaskan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Salah, Begini Cara Bedakan Kartu Keluarga Asli dan Salinan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wartawan Dilarang Liput Kebakaran Sumur Minyak di Gandu Blora, Warga Blokade Akses Masuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Molor Seminggu, Pencairan Gaji ASN Blora Rp55,5 Miliar Mulai Diproses

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Harianmuria.com

Adalah media online yang menayangkan berita terbaru di Jawa Tengah. Berita yang kami sajikan padat, terpercaya, dan mencakup informasi terkini di wilayah Karesidenan Pati.

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS