Kamis, Januari 8, 2026
  • Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kerjasama & Iklan
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
No Result
View All Result

Beranda - News - Kekeringan, Warga Rembang Harus Bayar Rp 20 Ribu per Hari untuk Penuhi Kebutuhan Air

Kekeringan, Warga Rembang Harus Bayar Rp 20 Ribu per Hari untuk Penuhi Kebutuhan Air

Sekar Sari by Sekar Sari
29 Oktober 2024 15:43
in News
0 0
Warga Desa Pedak, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang tengah mengambil air bersih, Selasa, 29 Oktober 2024. (Setyo Nugroho/Harianmuria.com)

Warga Desa Pedak, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang tengah mengambil air bersih, Selasa, 29 Oktober 2024. (Setyo Nugroho/Harianmuria.com)

Share on FacebookShare on WatsApp

REMBANG, Harianmuria.com – Kekeringan di Kabupaten Rembang belum usai, warga terdampak harus merogoh kocek sekitar Rp 20 ribu per hari untuk membeli air bersih.

Irwani, warga Desa Pedak Rembang, Kecamatan Sulang mengaku wilayahnya sudah terdampak kekeringan sejak tiga bulan yang lalu. Kekeringan tersebut diakibatkan oleh mengeringnya sungai Pedak lor.

“Sungainya mengering, kalau musim kemarau, warga itu hidupnya bergantung dari aliran sungai itu. Kalau kering sudah tidak bisa lagi, sekarang lihat saja sungainya bisa digunakan untuk main sepakbola anak-anak,” ujarnya pada Selasa, 29 Oktober 2024.

Selama musim kemarau, para warga pun harus membeli air sendiri untuk mencukupi kebutuhan, atau bergantung dengan bantuan dropping air bersih. Rutinitas itu selalu terulang tiap tahunnya, bahkan jika harus membeli secara mandiri terkadang bisa menghabiskan uang sekitar Rp 20 ribu per hari.

Baca Juga:  Perceraian di Rembang Capai 1.181 Kasus Selama 2025, Pisah Akibat Judi Naik 100 Persen

Irwani mengatakan meskipun akhir-akhir ini hujan sesekali membasahi desanya, warga masih kesulitan mendapatkan air bersih lantaran sungai di desanya tak ada airnya.

“Air digunakan untuk mandi, nyuci, terus minum juga. Ya untuk kebutuhan sehari-hari, tentunya saya bersyukur kalau ada bantuan air bersih,” kata dia.

Disisi lain, warga bernama Nugroho justru memanfaatkan kondisi sulit tersebut untuk beramal dengan melakukan dropping air bersih. Bulan ini, ia mengaku sudah dropping air di beberapa dukuh dan desa.

Sebanyak 300 ribu liter air bersih telah ia kirimkan keberapa desa seperti Desa Warugunung, Desa Tanjung, Desa Bogorame, Desa Pranti, Desa Pedak, Desa Glebeg dan Desa Randu Agung. Dropping air bersih tersebut menggunakan uang pribadinya. Sekali mengirim dia merogoh kocek sekitar Rp 250-300 ribu.

Baca Juga:  Inflasi Rembang 2025 Tercatat 2,47 Persen, Cabai Jadi Penyumbang Terbesar

“Tidak menentu, kalau warga minta ya saya dropping. Saya punya misi berkhidmat untuk umat,” imbuhnya. 

Sebagai informasi, berdasar data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dampak kekeringan di Kabupaten Rembang per 29 Oktober 2024 ini mengakibatkan 67 desa di 14 kecamatan kesulitan mendapatkan air bersih. (Lingkar Network | Setyo Nugroho – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Info RembangKEKERINGANKrisis Air Bersihrembang

Related Posts

Dua RSUD di Blora, yaitu RSUD Blora dan RSUD Cepu, kini membayar gaji pegawai menggunakan anggaran BLUD tanpa subsidi APBD.
Blora

Tanpa Subsidi APBD, 2 RSUD di Blora Kini Bayar Gaji Pegawai Pakai Anggaran BLUD

8 Januari 2026
Dindikbud Demak pastikan gaji ke-13 dan THR guru PAI cair Januari 2026.
Demak

Dindikbud Demak Pastikan Gaji ke-13 dan THR Guru PAI Cair Januari 2026

8 Januari 2026
Sebanyak 11 siswa SDN 2 Jati Barat Jepara diduga keracunan setelah konsumsi mi goreng pedagang keliling, satu siswa masih dirawat di Puskesmas.
Jepara

11 Siswa SDN 2 Jati Barat Jepara Diduga Keracunan Mi Goreng, 1 Masih Dirawat di Puskesmas

8 Januari 2026
Sektor pasar Blora sumbang Rp7,7 miliar ke PAD tahun 2025, melampaui target Rp7,1 miliar.
Blora

Sektor Pasar Blora Sumbang Rp7,7 Miliar ke PAD, Lampaui Target 2025

8 Januari 2026
Load More
Next Post
Calon Bupati Rembang nomor urut 1 Vivit Dinarini Atnasari dalam acara Mimbar Rakyat. (Dok. for Harianmuria.com)

Jika Menang Pilkada, Vivit-Umam Janji Bawa Batik Tulis Lasem ke Pasar Internasional

Berita Utama

BPBD Jepara sigap menangani berbagai bencana Desember 2025, mulai pohon tumbang, rumah rusak, hingga evakuasi warga dan hewan berbahaya.
Jepara

BPBD Jepara Gerak Cepat Tangani Serangkaian Kejadian Bencana Selama Desember 2025

15 Desember 2025
BPBD Jepara menyalurkan bantuan logistik kepada warga Desa Tunahan, Kecamatan Keling, yang terdampak angin kencang.
Jepara

BPBD Jepara Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Tunahan

10 Desember 2025
BPBD Jepara menerima bantuan truk tangki 4.000 liter dari pemerintah pusat untuk memperkuat armada penanggulangan bencana, khususnya distribusi air bersih di wilayah rawan kekeringan.
Jepara

BPBD Jepara Terima Truk Tangki 4.000 Liter, Perkuat Armada Penanggulangan Bencana

10 Desember 2025
BPBD Jepara mengirim satu personel untuk membantu penanganan banjir di Sumatra Barat sebagai bentuk dukungan Pemprov Jateng terhadap percepatan pemulihan pascabencana.
Jepara

BPBD Jepara Tugaskan Satu Personel Bantu Penanganan Banjir di Sumatra Barat

9 Desember 2025

Berita Trending

  • Belasan tahun rusak tanpa perbaikan, warga Desa Nglebur, Jiken, Blora swadaya memperbaiki jalan sepanjang 60 meter dengan dana patungan dan gotong royong.

    Belasan Tahun Rusak, Warga Nglebur Blora Swadaya Perbaiki Jalan 60 Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Salah, Begini Cara Bedakan Kartu Keluarga Asli dan Salinan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Guru ASN Blora Sumringah, Anggaran Rp40,73 Miliar Cair untuk Gaji ke-13 dan THR

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wartawan Dilarang Liput Kebakaran Sumur Minyak di Gandu Blora, Warga Blokade Akses Masuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Kudus Periksa 10 Pegawai Buntut Video Viral Asusila, 2 Orang Dibebastugaskan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Harianmuria.com

Adalah media online yang menayangkan berita terbaru di Jawa Tengah. Berita yang kami sajikan padat, terpercaya, dan mencakup informasi terkini di wilayah Karesidenan Pati.

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS