DEMAK, Harianmuria.com – Insiden kecelakaan lalu lintas antara Bus PO Jaya Utama Indonesia dengan truk Fuso terjadi di Jalan Raya Demak-Kudus, tepatnya di depan Pasar Jebor di Desa Bango, Demak, Rabu (23/4/2025) sekitar pukul 04.30 WIB.
Tabrakan adu banteng antara dua kendaraan itu menyebabkan sopir truk bernama Suwito (56) tewas di lokasi kejadian akibat cedera parah yang dideritanya.
Kanit Gakkum Polres Demak Bambang Susilo membenarkan terjadinya insiden laka lantas tersebut. Kronologi kejadian berawal ketika bus PO Jaya Utama Indonesia nomor polisi (nopol) L 7158 UB melintas dari arah Kudus menuju ke arah Semarang.
Kecelakaan terjadi ketika bus tersebut berusaha mendahului kendaraan di depannya dari sebelah kanan. Supir bus Eko Budianto (36) diduga kurang hati-hati dan kurang konsentrasi, sehingga bus melaju melebihi batas jalan.
“Bus berusaha mendahului kendaraan di depannya dari kanan hingga melebihi batas jalan, kemudian menabrak truk Fuso nopol BE 8103 FUA yang berjalan berlawanan arah,” ungkap Bambang dalam laporan resminya, Rabu (23/4/2025).
Sopir truk Fuso Suwito (56), warga Kotasari RT 12 RW 06 Desa Kota Gajah, Kecamatan Kota Gajah, Lampung Tengah meninggal di tempat kejadian karena cedera yang dideritanya.
“Korban mengalami patah kaki kakan dan kiri serta luka pada dada sehingga MD di TKP. Jenazah korban dirawat di RSUD Sunan Kalijaga Demak,” ujar Bambang.
Sementara supir bus Eko Budianto (36) yang beralamatkan Desa Karangturi Rt 01 Rw 03 Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang mengalami patah kaki kanan dan kiri, patah tangan kiri, dirawat di RSUD Sunan Kalijaga Demak.
Kemudian, penumpang bus balita bernama Allatifah Nur Khotimah (2), warga Desa Kramas RT 04 RW 03 Kec. Tembalang, Kota Semarang mengalami luka memar kaki kiri, dirawat di RSI NU Jogoloyo Demak.
Akibat insiden tersebut, Jalan Raya Pantura Demak-Kudus sempat mengalami kemacetan lantaran adanya evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan.
(BURHAN ASLAM – Harianmuria.com)










