KUDUS, Harianmuria.com – Kantor Bupati Kudus dipenuhi karangan bunga dari berbagai elemen masyarakat pada Kamis, 4 September 2025. Beberapa karangan bahkan ditempatkan di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, sebagai simbol dukungan terhadap kedamaian di Kota Kretek.
Puluhan karangan bunga itu berasal dari kelompok masyarakat hingga perusahaan swasta, berisi pesan dukungan “Kudus Damai”. Warga menyuarakan keinginannya agar tidak terjadi kerusuhan dan bersama-sama menjaga keamanan serta ketertiban.
Bupati Kudus: Masyarakat Ingin Kedamaian
Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, mengapresiasi pesan-pesan damai yang disampaikan masyarakat. Menurutnya, karangan bunga menjadi simbol bahwa masyarakat ingin Kabupaten Kudus tetap aman, tenteram, dan kondusif.
“Saya sangat terharu, terima kasih atas dukungan masyarakat yang ingin Kudus tetap adem, ayem, dan damai,” ungkap Sam’ani.
Pemkab Terbuka untuk Aspirasi
Sam’ani menegaskan pihaknya siap menerima audiensi dengan siapa saja. Masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi secara langsung dipersilakan datang ke Pendapa Kabupaten Kudus.
“Siapapun masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi lewat audiensi akan kami terima,” tambahnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, tidak ada aksi demo di area Pendapa. Meski begitu, Polres Kudus dan Satpol PP tetap menyiagakan personel di sekitar lokasi untuk menjaga ketertiban.
Sumber: Lingkar Network
Editor: Basuki










