REMBANG, Harianmuria.com – Mustasyar PBNU KH Ahmad Mustofa Bisri atau yang kerap disapa Gus Mus menerangkan tantangan yang akan dihadapi Nahdlatul Ulama (NU) menjelang puncak peringatan 1 abad. Hal ini ia sampaikan saat ditemui di kediamannya di Kelurahan Leteh, Rembang, Minggu (5/2).
Peringatan 1 abad NU yang jatuh pada Selasa (7/2), Gus Mus mengungkapkan tantangan ormas muslim terbesar di tanah air itu sama dengan tantangan yang dihadapi negara Indonesia.
“Banyak tantangannya (NU), seperti Indonesia juga tantangannya banyak. Tantangannya NU itu sama dengan Indonesia. Karena NU itu Indonesia,” ungkap Gus Mus sebelum berangkat menuju lokasi acara Resepsi 1 Abad NU.
Saat disinggung ihwal harapannya pada NU yang sudah berusia 1 abad, Gus Mus menegaskan harapannya telah ia salurkan dalam lirik mars 1 Abad NU yang ditulisnya.
“Oh itu (harapan) sudah saya tulis di lagu-lagu itu (Mars 1 Abad NU). Sama isinya itu,” tutur Gus Mus.
Diberitakan sebelumnya, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meminta Gus Mus untuk menciptakan mars 1 Abad NU. Permintaan itu pun langsung direspon Gus Mus dan menuliskannya dalam waktu yang cukup singkat.
Selain kelancaran dalam hal penulisan lirik, proses aransemen lagu mars tersebut juga tidak mengalami revisi. Gus Mus pun mengaku tidak menyangka hingga saat ini lagu ciptaannya itu sudah banyak diunggah di sejumlah media sosial.
Selain itu, mars tersebut juga telah diaransemen ke dalam beberapa genre musik. Mengetahui hal itu, Pengasuh Pondok Pesantren Raudhatut Thalibin ini tidak mempermasalahkan apabila mars 1 abad NU dimodifikasi ke dalam aransemen musik lainnya sekalipun bergenre dangdut atau metal. (Lingkar Network | R Teguh Wibowo – Harianmuria.com)










