REMBANG, Harianmuria.com – Harapan masyarakat terhadap pembangunan Jalan Lingkar Lasem–Rembang–Kaliori sepanjang kurang lebih 25 kilometer kembali harus ditahan.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang memastikan proyek tersebut belum dapat direalisasikan tahun ini karena keterbatasan anggaran pembebasan lahan.
Bupati Rembang Harno menegaskan bahwa hambatan utama terletak pada kewajiban pemerintah daerah dalam menyediakan lahan. Sementara itu, pembangunan fisik jalan menjadi kewenangan pemerintah pusat.
“Jalan lingkar itu aturannya pemerintah daerah yang harus menyediakan lahannya. Jadi pembebasan lahannya dari APBD, sedangkan pembangunan dari pusat. Untuk pembebasan lahan di Rembang jangan ditanyakan untuk saat ini, saya jelaskan tidak mampu,” tegasnya.
Kemampuan Fiskal Daerah Terbatas
Menurut Bupati, kondisi fiskal daerah masih sangat terbatas. Sebagian besar transfer dari pusat terserap untuk belanja pegawai, sehingga tidak cukup ruang fiskal untuk menyiapkan anggaran pembebasan lahan.
“Dengan transfer daerah, untuk gaji pegawai saja 54 persen. Jadi untuk tahun ini tidak mampu. Tahun-tahun berikutnya kita melihat situasi. Kalau pikiran dan rencananya tetap ada, kita berupaya. Tapi bagaimana caranya untuk bisa membebaskan lahan tersebut,” jelasnya.
Jalan Lingkar Diwacanakan Sejak 2015
Wacana pembangunan jalan lingkar ini sebenarnya sudah bergulir sejak tahun 2015. Jalan tersebut dirancang menjadi akses alternatif yang melintasi tiga kecamatan dan bertujuan mengurai kemacetan di jalur Rembang–Pamotan serta mengurangi beban lalu lintas Pantura.
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa jalur Rembang–Pamotan sering padat, terutama saat jam berangkat dan pulang kerja karyawan pabrik. Banyaknya kendaraan berat yang melintas juga meningkatkan potensi kecelakaan.
Masyarakat menilai pembangunan jalan lingkar sangat mendesak untuk keselamatan dan kelancaran mobilitas. Namun hingga kini, realisasi proyek sepenuhnya bergantung pada kemampuan APBD dan kebijakan pembebasan lahan ke depan.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki










