JEPARA, Harianmuria.com – Anggota DPRD Kabupaten Jepara, Imam Subhi, menjadi pemateri utama dalam kegiatan Pelatihan Kader Muda (Lakmud) XII yang digelar Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Kedung.
Kegiatan yang berlangsung pada 10–12 Oktober 2025 di MTs Miftahul Huda Kedung ini menjadi bagian penting dari upaya mencetak generasi muda Nahdlatul Ulama (NU) yang tangguh, berintegritas, dan siap berkiprah dalam organisasi.
Kaderisasi NU Harus Dimulai Sejak Dini
Dalam pemaparannya, Imam Subhi menegaskan bahwa Lakmud bukan sekadar forum pelatihan formal, tetapi merupakan instrumen strategis dalam memperkuat proses kaderisasi NU sejak dini.
“Ini langkah penting bagi generasi muda untuk menempah diri dalam berorganisasi,” ujarnya.
Menurutnya, pengalaman organisasi menjadi modal utama dalam membentuk kesiapan mental, kedisiplinan, kemampuan komunikasi, serta keberanian mengambil peran di ruang publik. Ia mengapresiasi konsistensi PAC IPNU-IPPNU Kedung dalam menjaga semangat kaderisasi.
“Lakmud adalah upaya nyata mendidik kader muda agar memiliki kemampuan berorganisasi yang baik,” tegasnya.
Imam Subhi menekankan bahwa organisasi tidak boleh berjalan tanpa menyiapkan kader penerus. Proses pembinaan harus dilakukan secara terarah, sistematis, dan berkelanjutan.
“Kaderisasi tidak bisa instan. Harus ada desain yang jelas dan tujuan yang terukur agar lahir generasi penerus NU yang siap mengabdi,” tuturnya.
Ia juga menambahkan, Lakmud menjadi ruang tepat untuk melahirkan calon pengurus yang profesional, berintegritas, dan berpengalaman. “Inilah cara terbaik menyiapkan calon pemimpin muda yang mampu membawa NU tetap relevan di masa depan,” imbuhnya.
Dukungan Tokoh NU untuk Regenerasi
Kehadiran Imam Subhi dalam Lakmud XII juga menjadi bentuk dukungan nyata tokoh politik NU terhadap penguatan SDM muda di tingkat akar rumput.
Ia berharap para peserta tidak berhenti pada pelatihan, melainkan terus berkembang melalui pengalaman lapangan dan keterlibatan aktif dalam kegiatan sosial maupun keagamaan.
Jurnalis: Basuki










