SALATIGA, Harianmuria.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga menggelar Upacara Peringatan Hari Jadi ke-1275 secara khidmat di Lapangan Pancasila, Kamis, 24 Juli 2025. Peringatan ini menjadi momen reflektif atas perjalanan panjang Kota Salatiga sekaligus ajakan untuk bangkit dan bertransformasi menuju kota yang mendunia.
Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, memimpin langsung jalannya upacara bersama Wakil Wali Kota Nina Agustin, Forkopimda, Sekda, pejabat OPD, camat, lurah, ASN, TNI/Polri, serta pelajar dan elemen masyarakat.
Dalam sambutannya, Robby menegaskan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan momentum introspeksi bersama untuk mewujudkan visi besar kota.
“Salatiga bukan hanya dibangun oleh pemerintah, tetapi oleh seluruh elemen masyarakat. Kita tidak hanya membangun Salatiga, tetapi Salatiga-lah yang membangun kita semua,” ujar Robby.
Ia juga mengingatkan bahwa sejarah mencatat Salatiga telah berstatus sebagai daerah perdikan sejak 24 Juli 750 Masehi, sebagaimana tertulis dalam Prasasti Plumpungan. Status tersebut menegaskan Salatiga sebagai kota yang istimewa dan sarat nilai sejarah.
Tema Hari Jadi Kota Salatiga
Dengan mengusung tema “Salatiga BEDA: Bergerak, Energik, Dinamis, dan Adaptif Menuju Kota Salatiga yang Mendunia,” peringatan ini diharapkan menjadi energi kolektif semua pihak dalam mewujudkan kota yang inklusif dan berdaya saing global.
“Kita tidak hanya membangun Salatiga, tapi Salatiga-lah yang membangun kita semua,” tambahnya.
Apresiasi Prestasi dan Peran Masyarakat
Robby juga menyampaikan penghargaan kepada para kepala daerah terdahulu, DPRD, Forkopimda, tokoh agama, masyarakat, ASN, pendidik, UMKM, komunitas, dan generasi muda yang telah berkontribusi dalam pembangunan kota.
Beberapa capaian membanggakan turut disebut, di antaranya Salatiga sebagai Kota Toleran di Indonesia, peringkat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi di Jawa Tengah, dan Anindya Putri Aprilia terpilih sebagai Paskibraka Nasional 2025
Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Rakyat
Peringatan ini juga bertepatan dengan momentum Hari Koperasi Nasional. Robby menyatakan komitmen Pemkot dalam mengembangkan Koperasi Merah Putih di setiap desa dan kelurahan sebagai simbol kebangkitan ekonomi kerakyatan berbasis nasionalisme dan profesionalisme.
“Kami ingin koperasi menjadi kekuatan ekonomi masyarakat. Bukan hanya simbol, tapi benar-benar produktif dan adaptif terhadap perubahan zaman,” tegasnya.
Sumber: Lingkar Network
Editor: Basuki










