REMBANG, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten Rembang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) telah menetapkan jadwal pementasan Festival Thong-Thong Lek 2023. Rencananya, festival yang menjadi tradisi di akhir bulan Ramadan itu akan digelar pada 17 April 2023 dari pukul 19.30 WIB di Taman Rekreasi Pantai Kartini (TRP) Kartini.
Kepala Dinbudpar Kabupaten Rembang, Muttaqin menyampaikan Festival Thong-Thong Lek kembali digelar dengan konsep yang tak jauh beda dengan tahun sebelumnya, yakni tidak digelar keliling seperti dahulu kala.
Meski tidak digelar keliling, Tradisi Thong-Thong Lek tetap bisa dilaksanakan secara tersentral. Hal itu dilakukan untuk mengurangi terjadinya kerusuhan para penonton yang seringkali mewarnai Festival Thong Thong Lek ketika digelar keliling.
Sementara untuk pementasannya, peserta hanya boleh memainkan alat musik tradisional dan menyanyikan lagu wajib Ayo Kita Sahur dari Manggis Eror serta satu lagu pilihan. Meliputi lagu Ramadhan Tiba oleh Opick, Marhaban ya Ramadhan oleh Haddad Alwi, Tiket Suargo oleh KH Ma’ruf Islamuddin, Kelayung-layung oleh Buggie, Sluku-sluku Bathok oleh Ning Umi Laila atau lagu Cari Berkah oleh Wali.
“Thong-Thong Lek akan kami laksanakan tidak keliling. Tempatnya di Taman Kartini dan hanya 1 malam saja. Dengan musik tradisional, tidak ada elektrik,” terangnya.
Ia menambahkan, bagi grup Thong-Thong Lek yang ingin tampil mengikuti lomba bisa mendaftar di Kantor Dinbudpar Kompleks Museum RA Kartini pada jam kerja. Pendaftaran akan ditutup pada tanggal 3 April 2023 hingga mencapai 20 grup yang mendaftar.
Ada beberapa persyaratan yang wajib dipenuhi pendaftar. Diantaranya peserta dan pendamping lomba wajib berdomisili di Kabupaten Rembang dan bebas dari alkohol atau obat terlarang.
Ketika ditanya terkait lomba Thong-Thong Lek yang ada di Kecamatan, pihaknya menyampaikan tidak ada kaitan dengan lomba di tingkat kabupaten. Tetapi murni dilaksanakan secara mandiri oleh Kantor Kecamatan setempat. (Lingkar Network | R Teguh Wibowo – Harianmuria.com)










