PATI, Harianmuria.com – Anggota Komisi C DPRD Pati, Suyono, menyoroti penyebab ambrolnya jembatan di Desa Pelemgede, Kecamatan Pucakwangi. Menurutnya, konstruksi talut yang tidak sesuai standar membuat fondasi jembatan mudah tergerus air sungai.
Jembatan sepanjang 12 meter dan lebar 7,5 meter dibangun CV Aji Karya Mukti dengan anggaran Rp1,8 miliar, masih dalam tahap perawatan. Talut setinggi 3 meter seharusnya memiliki dasar 2 meter dan dilengkapi cakar ayam agar tidak mudah jebol.
“Fondasi saat ini sangat membahayakan karena tiang penyangga tidak kuat menahan arus air di bawahnya,” ujar Suyono saat sidak di lokasi jemabatan, Jumat, 24 Oktober 2025.
Politisi PDIP ini juga mengimbau warga untuk sementara tidak melintasi jembatan. “Jembatan masih getar, di tepi tidak ada penahan getaran. Harus pakai balok cor tebal 40 cm dan tinggi 1 meter,” jelasnya.
Suyono menekankan, pihak pemborong harus segera melakukan perbaikan karena proyek masih dalam tahap pemeliharaan demi keselamatan masyarakat.
Jurnalis: Lingkar Network
Editor: Basuki










