PATI, Harianmuria.com – Anggota Komisi D DPRD Pati, Endah Sri Wahyuningati, menekankan pentingnya pembangunan dan pengelolaan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai standar teknis dari pemerintah pusat. Ia menyebut, seleksi ketat dari Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi alasan mengapa beberapa dapur belum dibangun.
“Kalau ada dapur yang belum dibangun, kemungkinan belum memenuhi persyaratan standar,” ujar Endah, Jumat, 18 Juli 2025.
Saat ini, baru 7 dari 70 dapur MBG di Kabupaten Pati yang beroperasi. Meski begitu, Endah yakin Pemkab Pati akan memenuhi target secara bertahap.
Endah juga mengapresiasi bimbingan teknis (bimtek) yang telah diberikan Dinas Kesehatan kepada pengelola dapur. Ia menegaskan bahwa kepatuhan terhadap SOP sangat penting agar makanan yang diberikan kepada siswa aman dan layak konsumsi.
“Jangan sampai kelalaian pengelola menimbulkan masalah kesehatan. Semua harus sesuai regulasi,” tegasnya.
Jurnalis: Lingkar Network
Editor: Basuki










