JEPARA, Harianmuria.com – Komisi C DPRD Kabupaten Jepara menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan dan pendampingan terhadap pelaksanaan program Sekolah Rakyat, yang dipusatkan di Balai Latihan Kerja (BLK) Jepara.
Langkah ini bertujuan memastikan bahwa fasilitas pendidikan, kenyamanan anak, dan efektivitas program berjalan sesuai dengan harapan masyarakat.
Fasilitas Baik, Adaptasi Anak Jadi Tantangan
Kunjungan monitoring dilaksanakan langsung ke lokasi Sekolah Rakyat pada Rabu, 8 Oktober 2025. Ketua Komisi C DPRD Jepara, Nur Hidayat, menyampaikan bahwa hasil evaluasi awal menunjukkan kesiapan sarana fisik cukup baik.
“Fasilitas utama seperti ruang belajar, tempat tidur, dan area bermain sementara sudah bisa dimanfaatkan dengan baik oleh anak-anak,” jelasnya pada Senin, 13 Oktober 2025.
Namun, ia juga mencatat adanya tantangan pada proses adaptasi anak. Beberapa peserta didik memerlukan pendekatan khusus agar merasa nyaman di lingkungan barunya.
Komisi C menilai perlu adanya penguatan pendampingan psikologis, terutama pada masa awal adaptasi. Nur Hidayat menekankan pentingnya menciptakan suasana belajar yang aman, menyenangkan, dan suportif.
“Anak-anak harus merasa betah dan aman. Ini tidak bisa hanya mengandalkan fasilitas fisik, tapi juga pendekatan emosional yang berkelanjutan,” ujarnya.
DPRD Monitoring Berkala untuk Perkuat Program
Komisi C DPRD Jepara menyatakan akan terus melakukan monitoring berkala dan mendukung kebijakan yang dibutuhkan agar program Sekolah Rakyat dapat berkembang secara optimal.
“Kami ingin memastikan program ini tidak hanya berjalan, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Jepara,” tegas Nur Hidayat.
Jurnalis: Basuki










