BLORA, Harianmuria.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blora, Siswanto, menegaskan komitmennya dalam mendukung langkah masuknya investasi besar ke Kabupaten Blora. Ia bahkan menantang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora untuk segera mengambil langkah konkret membuka peluang investasi di Kota Sate tersebut.
“Pemkab bersama DPRD harus segera membuat challenge (tantangan) untuk menarik investasi sebesar Rp10 triliun hingga tahun 2030,” ujar Siswanto.
Dorong Pembangunan Kawasan Industri Blora
Langkah konkret pun mulai dirancang. Siswanto mengaku telah menjalin komunikasi dengan Pemkab Blora untuk segera menyusun rencana pembangunan kawasan industri di wilayah Blora.
“Saya pribadi menargetkan tahun 2028 kawasan industri itu sudah terealisasi,” katanya optimistis.
Menurutnya, keberadaan kawasan industri akan menjadi daya tarik utama bagi para investor, sekaligus menciptakan lapangan kerja baru untuk masyarakat Blora.
Rencana Business Gathering Diaspora Blora
Siswanto juga mengungkapkan rencananya menggelar business gathering yang akan mempertemukan pelaku bisnis asal Blora yang sukses di tingkat nasional.
“Kami akan mengundang diaspora Blora yang telah menjadi pengusaha besar untuk duduk bersama di Blora. Harapannya, mereka bisa menanam modal di daerah asal,” ujarnya.
Fasilitasi Kemudahan Investasi
Untuk menarik minat investor, Siswanto menegaskan akan mengawal seluruh proses investasi hingga tuntas – mulai dari penyediaan lahan, persiapan tenaga kerja, hingga perizinan yang mudah dan cepat.
“Pemodal cukup membawa investasi. Semua kebutuhan akan disiapkan dan dipermudah, apalagi jika kawasan industri sudah terbentuk,” tegasnya.
Melalui keterlibatan diaspora Blora, diharapkan muncul gagasan baru dalam membangun Blora dari berbagai sektor potensial.
“Para diaspora memiliki pengalaman luas dalam dunia bisnis. Dari masukan mereka, bisa disusun master plan bisnis untuk memetakan solusi dan peluang ekonomi di Blora,” tambah Siswanto.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Basuki










