JEPARA, Harianmuria.com – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Jepara terus berinovasi untuk mengembangkan sektor pariwisata dengan melibatkan dunia pendidikan. Langkah terbaru yang ditempuh adalah penerbitan Surat Edaran (SE) tentang pengaturan edukasi wisata bagi satuan pendidikan di wilayah Jepara.
Bangun Sinergi Pendidikan dan Pariwisata
Kepala Disparbud Jepara, Ali Hidayat, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut mengatur kegiatan belajar di luar kelas agar memanfaatkan potensi wisata yang ada di Jepara.
“Mulai dari masa pengenalan sekolah, kegiatan kokurikuler, tengah dan akhir semester, hingga edukasi wisata, semuanya diatur agar bisa dilakukan di Jepara,” ungkap Ali, Selasa, 4 November 2025.
Menurutnya, kebijakan ini bertujuan membangun sinergi antara pendidikan dan pariwisata. Dengan belajar di destinasi wisata, siswa tidak hanya mendapatkan pengalaman edukatif di luar kelas, tetapi juga ikut mendorong peningkatan jumlah wisatawan lokal.
“Dengan begitu, anak-anak dapat belajar secara menyenangkan, dan destinasi wisata kita juga semakin ramai dikunjungi,” lanjutnya.
Ali menambahkan, kebijakan tersebut mulai menunjukkan hasil positif. Dalam beberapa bulan terakhir, jumlah wisatawan di berbagai destinasi unggulan Jepara, seperti Pantai Bandengan, Pantai Kartini, dan Museum R.A. Kartini, terus mengalami peningkatan.
“Terbukti jumlah wisatawan meningkat setiap harinya,” tegasnya.
Kolaborasi Event untuk Promosi Wisata
Selain kebijakan edukasi wisata, Disparbud Jepara juga aktif menggelar berbagai event kolaboratif guna memperkuat promosi pariwisata daerah. Salah satunya melalui kerja sama dengan komunitas mobil VW se-Indonesia dalam event yang digelar di Pantai Bandengan dan dihadiri ratusan peserta dari berbagai daerah.
“Semua kegiatan ini kami lakukan untuk mendongkrak dan mengenalkan pariwisata Jepara secara lebih luas,” tambahnya.
Upaya sinergi pendidikan dan pariwisata ini merupakan bagian dari strategi besar Disparbud dalam mengembangkan pariwisata berbasis partisipasi masyarakat dan pendidikan. Hal itu diharapkan mampu memperkuat posisi Jepara sebagai destinasi wisata edukatif dan budaya terdepan di Jawa Tengah.
Jurnalis: Lingkar Network
Editor: Basuki










