PEKALONGAN, Harianmuria.com – Tembok di sisi barat Alun-Alun Kajen, Kabupaten Pekalongan, mendadak ambrol pada Senin malam (10/2). Ambrolnya tembok yang terletak di depan Masjid Alun-Alun Kajen itu diduga dipicu oleh hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut.
Bowo, salah satu warga Kecamatan Bojong yang kebetulan melintas di lokasi, mengungkapkan insiden itu terjadi setelah Senin (10/2/2025) setelah magrib. Saat itu, jalan di sekitar masjid sudah tergenang banjir akibat intensitas hujan yang tinggi.
“Saya dalam perjalanan dan saat melewati depan masjid, kondisi jalan sudah tergenang air. Saya melaju perlahan dan kejadian itu terjadi sebelum saya melintas. Jalan di sana sudah ambrol,” ujar Bowo saat dihubungi, Selasa (11/2/2025).
Menurutnya, peristiwa tersebut cukup mengejutkan warga sekitar, terutama mereka yang berteduh dan berbelanja di warung-warung dekat lokasi kejadian. Salah satu warung yang terdampak adalah toko bunga yang menjual berbagai jenis tanaman hias. Meski tidak terkena langsung, material reruntuhan menutupi aliran sungai di depan masjid.
“Awalnya saya tidak tahu seberapa parah, tapi setelah melihat lebih dekat, ternyata bagian jalan yang ambrol cukup besar,” tambahnya.
Sementara itu, Arga, penjual bunga yang berjualan tak jauh dari lokasi kejadian, juga menuturkan bahwa tembok tersebut mendadak ambrol. “Itu tiba-tiba ambrol setelah hujan. Untungnya, material reruntuhan tidak sampai ke tempat saya. Masih berjarak sekitar setengah meter lebih,” ungkapnya.
Terkait insiden tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan M Yulian Akbar mengatakan pihaknya sudah mengambil tindakan. “Sudah langsung kami tangani, saya sudah memerintahkan ke Dinas Pekerjaan Umum untuk segera ditindaklanjuti, karena itu adalah fasilitas umum,” jelasnya.
(FAHRI AKBAR – Harianmuria.com)










