Kamis, Januari 8, 2026
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kerjasama & Iklan
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Harianmuria.com
No Result
View All Result

Beranda - News - Di Hadapan DPRD Kudus, Guru PAUD Non Formal: Kami Minta Diberi Kesetaraan untuk Diformalkan

Di Hadapan DPRD Kudus, Guru PAUD Non Formal: Kami Minta Diberi Kesetaraan untuk Diformalkan

Sekar Sari by Sekar Sari
19 Desember 2024 11:15
in News
0 0
Himpaudi Kabupaten Kudus saat melakukan audiensi dengan Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Kudus, Mardijanto di Ruang Rapat VIP DPRD Kabupaten Kudus, Rabu, 18 Desember 2024. (Nisa Hafizhotus S/Harianmuria.com)

Himpaudi Kabupaten Kudus saat melakukan audiensi dengan Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Kudus, Mardijanto di Ruang Rapat VIP DPRD Kabupaten Kudus, Rabu, 18 Desember 2024. (Nisa Hafizhotus S/Harianmuria.com)

Share on FacebookShare on WatsApp

KUDUS, Harianmuria.com – Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Kudus mendatangi kantor DPRD Kudus pada Rabu, 18 Desember 2024. Kedatangan mereka untuk menuntut adanya kesetaraan bagi guru PAUD non formal.

Ketua Himpaudi Kabupaten Kudus, Mujiwati menyampaikan selama ini guru PAUD non formal tidak bisa mendapat hak yang setara dengan guru formal karena terganjal Undang-Undang Nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen.

“Kami minta diberi kesetaraan untuk diformalkan, untuk bisa diakui sebagai guru sesuai undang-undang itu. Karena selama ini kami tidak bisa mendapat hak yang setara, seperti mendapatkan sertifikasi. Sebenarnya secara kemampuan kami itu bisa, tapi kami tidak mendapat kesempatan untuk itu,” ucapnya.

Padahal, lanjutnya, selama ini guru PAUD non formal sudah menjalankan kewajiban seperti guru-guru di lembaga pendidikan formal. Mulai dari mengikuti akreditasi dan menjalankan kurikulum yang sudah ditentukan.

Baca Juga:  Kekurangan Guru, SD 2 Pasuruhan Lor Kudus Terapkan Sistem Mengajar Bergantian

“Jadi kami minta kepada DPRD Kudus untuk bisa menyampaikan kepada DPR RI agar bisa diakui juga. Karena dengan adanya undang-undang itu, kami tidak bisa mendapatkan hak yang setara sebagai guru,” tegasnya.

Bahkan, kata Mujiwati, honor guru PAUD non formal di Kabupaten Kudus juga masih sangat kecil. Berkisar antara Rp 100 ribu hingga Rp 300 ribu per bulan. 

Oleh karena itu, dengan diakuinya guru PAUD non formal nanti, diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan mereka.

Ia menyebutkan, total guru yang tergabung dalam Himpaudi Kabupaten Kudus yakni sebanyak 1.300 orang dari 250 lembaga pendidikan. Terdiri dari Kelompok Bermain (KB), Tempat Penitipan Anak (TPA) dan Satuan Paud Sejenis (SPS).

“Kalau total guru PAUD di Kudus itu ada 2.500 orang dari 457 lembaga pendidikan, itu termasuk di TK,” sebutnya.

Baca Juga:  Buntut Polemik Dancesport di Pendapa, Bupati Kudus Minta Maaf dan Tegur Ketua KONI

Permintaan Himpaudi itu pun diterima dengan baik oleh Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Kudus, Mardijanto. Ia mengaku siap mengawal agar guru PAUD non formal bisa mendapatkan hak yang setara.

Dirinya merasa sangat prihatin dengan kondisi guru PAUD saat ini. Pasalnya, kata dia, masih ada guru PAUD yang digaji hanya Rp 100 ribu per bulan.

“Saya sempat terharu mendengar cerita dari guru-guru PAUD di Kudus. Mereka ini kan pejuang pendidikan yang sudah mengabdi lama. Jadi kami harus akomodir supaya permintaan guru PAUD ini bisa sampai ke DPR RI,” ungkapnya.(Lingkar Network | Nisa Hafizhotus S – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Guru PAUDInfo KuduskudusPAUD

Related Posts

Produksi pertanian dan peternakan Rembang 2025 naik 6,84 persen, produksi padi melonjak hingga Rembang surplus beras hampir 30 bulan.
Rembang

Produksi Pertanian dan Peternakan Rembang 2025 Naik 6,84 Persen, Beras Surplus 30 Bulan

7 Januari 2026
Anggaran Dana Desa Jawa Tengah 2026 turun drastis dari Rp1 miliar menjadi Rp300 juta per desa.
Seputar Jateng

Anggaran Dana Desa Jateng 2026 Anjlok Drastis, dari Rp1 Miliar Kini Tinggal Rp300 Juta per Desa

7 Januari 2026
Kabupaten Semarang mencatat surplus beras 30.575 ton sepanjang 2025, mendukung target swasembada pangan nasional.
Semarang

Kabupaten Semarang Surplus Beras 30.575 Ton di 2025, Dukung Swasembada Pangan Nasional

7 Januari 2026
Kekurangan satu guru setelah pensiun, SD 2 Pasuruhan Lor Kudus terapkan sistem mengajar bergantian agar pembelajaran 183 siswa tetap berjalan.
Kudus

Kekurangan Guru, SD 2 Pasuruhan Lor Kudus Terapkan Sistem Mengajar Bergantian

7 Januari 2026
Load More
Next Post
Pengendara melintas dengan hati-hati di jalan provinsi Blora Ngawen yang banyak dijumpai lubang-lubang. (Hanafi/Harianmuria.com)

Bahayakan Pengendara, Jalan Provinsi yang Berlubang di Blora Akhirnya Ditambal Jelang Nataru

Berita Utama

BPBD Jepara sigap menangani berbagai bencana Desember 2025, mulai pohon tumbang, rumah rusak, hingga evakuasi warga dan hewan berbahaya.
Jepara

BPBD Jepara Gerak Cepat Tangani Serangkaian Kejadian Bencana Selama Desember 2025

15 Desember 2025
BPBD Jepara menyalurkan bantuan logistik kepada warga Desa Tunahan, Kecamatan Keling, yang terdampak angin kencang.
Jepara

BPBD Jepara Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Tunahan

10 Desember 2025
BPBD Jepara menerima bantuan truk tangki 4.000 liter dari pemerintah pusat untuk memperkuat armada penanggulangan bencana, khususnya distribusi air bersih di wilayah rawan kekeringan.
Jepara

BPBD Jepara Terima Truk Tangki 4.000 Liter, Perkuat Armada Penanggulangan Bencana

10 Desember 2025
BPBD Jepara mengirim satu personel untuk membantu penanganan banjir di Sumatra Barat sebagai bentuk dukungan Pemprov Jateng terhadap percepatan pemulihan pascabencana.
Jepara

BPBD Jepara Tugaskan Satu Personel Bantu Penanganan Banjir di Sumatra Barat

9 Desember 2025
Harianmuria.com

Adalah media online yang menayangkan berita terbaru di Jawa Tengah. Berita yang kami sajikan padat, terpercaya, dan mencakup informasi terkini di wilayah Karesidenan Pati.

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Alamat Kantor
  • Hubungi Kami

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS