DEMAK, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten Demak menargetkan transaksi penjualan selama Demak Expo 2025 mencapai Rp500 juta. Event tahunan ini berlangsung mulai 6 hingga 9 Agustus 2025 di Halaman Sport Center Demak dan menghadirkan total 114 stan dari berbagai pelaku usaha.
Kepala Dinas Perdagangan dan UKM (Dindagkop UKM) Demak, Iskandar Zulkarnain, menjelaskan, peserta Demak Expo 2025 meliputi Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), pelaku koperasi, dan pelaku UMKM.
“Jumlah stan sebanyak 114, terdiri dari 14 stan OPD (termasuk 1 stan Kabupaten Semarang), 10 stan BUMN dan BUMD, 2 stan koperasi, 15 stan desa wisata, serta 73 stan UMKM yang terbagi dalam Forum UMKM Kabupaten, Forum UMKM Kecamatan, UMKM mandiri, dan sektor kuliner,” jelas Iskandar pada Kamis, 7 Agustus 2025.
Baca juga: Demak Expo 2025 Resmi Dibuka, Bupati Dorong UMKM Lokal Tembus Pasar Global
Ajang Promosi dan Kolaborasi UMKM
Demak Expo 2025 menjadi ajang strategis untuk mempromosikan produk unggulan UMKM, membuka akses pasar yang lebih luas, serta memperkuat kerja sama antara pelaku usaha dengan stakeholders.
“Kami targetkan nilai transaksi mencapai Rp500 juta selama empat hari pelaksanaan. Ini adalah peluang besar bagi UMKM lokal untuk dikenal masyarakat dan menjalin kemitraan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Iskandar menegaskan bahwa Demak Expo bukan hanya wadah promosi bagi UMKM, tetapi juga sarana memperkenalkan keberhasilan pembangunan dan potensi investasi yang dimiliki Demak kepada masyarakat luas.
Kolaborasi dengan Kedungsepur dan Desa Wisata
Demak Expo 2025 turut menggandeng Dinas Pariwisata untuk menghadirkan pameran desa wisata, serta menjalin kolaborasi dengan pemerintah di wilayah Kedungsepur (Kendal, Demak, Ungaran, Semarang, Purwodadi) guna memperluas partisipasi regional.
“Tahun ini, Kabupaten Semarang turut berpartisipasi. Semoga ke depan semakin banyak daerah yang ikut serta,” tutup Iskandar.
Sumber: Lingkar Network
Editor: Basuki










