DEMAK, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak melalui Dinas Perdagangan dan Koperasi (Dindagkop) secara resmi membuka gelaran Demak Expo 2025, Rabu (6/8/2025), di Halaman Sport Center Demak. Acara ini dibuka langsung oleh Bupati Demak, Eisti’anah, dengan tema ‘Sinergi Inovasi, Daya Saing, Global untuk Demak Sejahtera’.
Ajang tahunan ini menjadi wadah promosi dan kolaborasi bagi berbagai pelaku ekonomi daerah. Expo diikuti 14 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), 2 koperasi, 14 forum UMKM, 29 pelaku UMKM, 1 BUMN dan 4 BUMD, 5 perusahaan swasta, 30 stan bazar kuliner, serta 15 stan desa wisata.
Promosi Produk Lokal dan Sinergi Antarpelaku Usaha
Kepala Dindagkop Demak, Iskandar Zulkarnain, menjelaskan bahwa Demak Expo adalah ajang strategis untuk mengenalkan produk unggulan lokal, serta memamerkan keberhasilan pembinaan UMKM, OPD, BUMN, dan BUMD.
“Demak Expo juga menjadi sarana informasi capaian pembangunan dan keberhasilan pembinaan. Harapannya, masyarakat semakin mengenal potensi daerahnya,” ujarnya.
Acara ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Koperasi ke-78 tingkat Kabupaten Demak dan rangkaian HUT ke-80 Republik Indonesia. Pameran ini akan berlangsung selama empat hari, dari 6 hingga 9 Agustus 2025.
UMKM Didukung Tembus Pasar Global
Dalam sambutannya, Bupati Eisti’anah menekankan pentingnya kolaborasi antara pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat dalam memperkuat daya saing UMKM di pasar global.
“Demak Expo 2025 menjadi wadah memperluas jejaring bisnis, meningkatkan nilai jual produk lokal, dan membuka akses ke pasar nasional dan internasional,” ungkapnya.
Beberapa produk unggulan seperti kerajinan tangan, batik khas Demak, makanan olahan, dan produk kreatif lainnya dipamerkan langsung kepada publik dalam event ini.
Eisti’anah juga berharap kegiatan ini dapat membuka peluang kolaborasi strategis dengan mitra swasta, pemerintah, dan investor potensial, dalam rangka memperkuat ekosistem ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
“Pemkab Demak terus berkomitmen mendorong kemajuan koperasi dan UMKM lewat kebijakan berpihak, pelatihan berkelanjutan, dukungan permodalan, serta perluasan akses pemasaran,” tegasnya.
Sumber: Lingkar Network
Editor: Basuki










