DEMAK, Harianmuria.com – Warga Kabupaten Demak digemparkan oleh peristiwa tenggelamnya seorang bocah di Sungai Bandengan, Desa Ngawen, Kecamatan Wedung, pada Jumat, 21 November 2025 sekitar pukul 12.45 WIB.
Kronologi Bocah Tenggelam
Korban berinisial S (13), warga Dukuh Bandengan, Desa Wedung. Saat sedang berenang di Sungai Bandengan, korban tiba-tiba tenggelam lalu terbawa arus dan hilang.
Mengetahui kejadian tersebut, warga setempat berupaya mencari korban dengan menyisir aliran sungai. Setelah beberapa jam pencarian tidak membuahkan hasil, warga melapor kepada pihak desa dan relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak untuk meminta bantuan.
Pencarian Belum Membuahkan Hasil
Relawan bersama warga kemudian melakukan pencarian lanjutan. Namun hingga menjelang malam, korban belum ditemukan. Operasi dihentikan sementara karena kondisi tidak memungkinkan untuk dilanjutkan.
“Untuk operasi SAR hari ini dinyatakan ditutup sementara. Hasil hari ini masih nihil dan akan dilanjutkan pada hari berikutnya di lokasi titik yang sama,” jelas Zanari, relawan yang terlibat dalam proses pencarian.
Pemantauan Tetap Dilakukan
Meski operasi resmi dihentikan, warga dan relawan tetap memantau area sungai sepanjang malam dengan harapan korban segera ditemukan.
“Malam ini tetap ada pemantauan dari warga setempat dan relawan gabungan. Semoga korban segera ditemukan,” tambahnya.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki










