BLORA, Harianmuria.com – Badan Gizi Nasional (BGN) segera membangun tiga dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tambahan di Kabupaten Blora.
Langkah ini merupakan bagian dari perluasan program MBG (Makan Bergizi Gratis) untuk meningkatkan cakupan penyediaan makanan bergizi bagi siswa sekolah di wilayah Blora.
Ketiga dapur tersebut akan didirikan di atas lahan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora yang dipinjamkan khusus untuk mendukung kegiatan pelayanan gizi ini.
Lokasi pembangunan tersebar di tiga kecamatan, yaitu Randublatung, Jiken, dan Blora Kota.
Target Beroperasi Januari 2026
Pelaksana proyek pembangunan SPPG, Dwi Murhadiono, mengungkapkan bahwa peninjauan lokasi telah dilakukan di Randublatung dan pembangunan akan segera dimulai dalam waktu dekat.
“Hari ini kita cek lokasi di Randublatung, mungkin pekan depan pembangunan sudah kita mulai,” ujarnya, Jumat, 17 Oktober 2025.
Proses pembangunan dapur direncanakan berlangsung selama tiga bulan, dan ditargetkan selesai pada Januari 2026.
“Kalau tidak ada kendala, Januari mungkin sudah beroperasi dengan 3.000 penerima manfaat,” tambahnya.
Dapur Percontohan dengan Standar Nasional
Dalam peninjauan lokasi di Randublatung, Kapolsek Randublatung Iptu Sugiyanto menyampaikan bahwa dapur yang akan dibangun merupakan percontohan langsung dari BGN.
“Karena dari BGN langsung, SPPG ini bakal menjadi percontohan. Mulai dari bangunan, pembuangan limbah, hingga sajian menu semuanya sudah sesuai Standar Prosedur Operasional (SPO),” jelasnya.
Menurutnya, penambahan tiga dapur baru ini akan memperluas cakupan program MBG, yang sebelumnya telah memiliki 52 dapur aktif di berbagai kecamatan di Blora.
“Semoga segera terealisasi agar program Bapak Presiden bisa berjalan sesuai rencana,” tandasnya.
Jurnalis: Lingkar Network
Editor: Basuki










