Kamis, Januari 8, 2026
  • Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kerjasama & Iklan
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
No Result
View All Result

Beranda - News - Beras Oplosan Marak, Wali Kota Semarang Bentuk Satgas Srikandi Perketat Pengawasan

Beras Oplosan Marak, Wali Kota Semarang Bentuk Satgas Srikandi Perketat Pengawasan

Basuki by Basuki
16 Juli 2025 16:31
in News, Semarang, Seputar Jateng, Umum
0 0
Wali Kota Semarang bentuk Satgas Srikandi untuk memperketat pengawasan beras oplosan.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti. (Lingkar Network/Harianmuria.com)

Share on FacebookShare on WatsApp

SEMARANG, Harianmuria.com – Isu beras oplosan kembali menjadi sorotan masyarakat di Kota Semarang seiring meningkatnya harga kebutuhan pokok dan menurunnya kualitas beras yang beredar di pasaran. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, mengungkapkan kekesalannya terhadap praktik beras oplosan yang merugikan konsumen.

“Sebenarnya njelehi (muak) ya. Apalagi satgas pangan sudah banyak bergerak dan yang ketangkap juga banyak. Kok masih ada beras oplosan beredar,” ujar Agustina saat ditemui di Aula Balai Kota Semarang, Rabu, 16 Juli 2025.

Pemerintah Kota Semarang berencana memperketat pengawasan peredaran beras dengan membentuk tim tambahan bernama Satgas Srikandi yang akan membantu Satgas Pangan dalam operasi pasar. Tim ini khusus melibatkan unsur perempuan untuk memperkuat pengawasan distribusi beras.

Baca Juga:  Dinkes Kota Semarang Kejar Target 1,5 Juta Warga Ikuti Cek Kesehatan Gratis 2026

“Jika ditemukan beras oplosan, sanksi tegas akan diberikan. Untuk pelanggaran kecil bisa ditegur, tapi untuk skala besar harus diproses hukum,” tegas Agustina.

Beras Oplosan Bahayakan Kesehatan

Menurut Agustina, beras oplosan kerap dibuat dari beras rusak atau sisa hasil olahan yang seharusnya digunakan sebagai pakan ternak. Bahkan, ada praktik mencampur beras kualitas rendah dengan beras premium lalu menjualnya dengan harga tinggi.

“Nutrisinya jauh berkurang, dan jika dikonsumsi bisa membahayakan kesehatan. Ini bukan hanya penipuan, tapi juga ancaman bagi konsumen,” jelasnya.

Keluhan juga datang dari warga, seperti Sri Kusmiati (50), ibu rumah tangga asal Semarang. Ia mengaku kesulitan mendapatkan beras dengan aroma dan rasa yang sesuai seperti dulu.

Baca Juga:  172 Barang Penumpang Kereta Tertinggal di Area KAI Daop 4 selama Nataru

“Dulu masak nasi itu harum ke seluruh rumah. Sekarang malah bau apek. Rasa nasinya juga beda, apalagi kalau dimasak pakai rice cooker,” keluhnya.

Sri turut menyesalkan jika beras premium yang dibeli ternyata hasil oplosan. “Harganya mahal, tapi kualitasnya mengecewakan. Kami sebagai konsumen dirugikan,” ujarnya.

(LINGKAR NETWORK – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Agustina Wilujeng Pramestutiberas campuranberas oplosanberas premiumBerita SemarangInfo SemarangKEAMANAN PANGANoperasi pasarpengawasan panganSatgas SrikandiWali Kota Semarang

Related Posts

Dindikbud Demak pastikan gaji ke-13 dan THR guru PAI cair Januari 2026.
Demak

Dindikbud Demak Pastikan Gaji ke-13 dan THR Guru PAI Cair Januari 2026

8 Januari 2026
Sebanyak 11 siswa SDN 2 Jati Barat Jepara diduga keracunan setelah konsumsi mi goreng pedagang keliling, satu siswa masih dirawat di Puskesmas.
Jepara

11 Siswa SDN 2 Jati Barat Jepara Diduga Keracunan Mi Goreng, 1 Masih Dirawat di Puskesmas

8 Januari 2026
Sektor pasar Blora sumbang Rp7,7 miliar ke PAD tahun 2025, melampaui target Rp7,1 miliar.
Blora

Sektor Pasar Blora Sumbang Rp7,7 Miliar ke PAD, Lampaui Target 2025

8 Januari 2026
Unik, SPPG Ngawen 2 Blora kirim menu MBG dengan sopir berkostum wayang untuk meningkatkan antusias siswa di hari pertama sekolah.
Blora

Unik, SPPG Ngawen 2 Blora Antar Menu MBG Pakai Sopir Berkostum Wayang

8 Januari 2026
Load More
Next Post
Sebanyak 108 lulusan SPPI asal Blora akan magang di dapur MBG.

108 Lulusan SPPI Blora Siap Magang di Dapur MBG, Ini Penjelasan Dandim

Berita Utama

BPBD Jepara sigap menangani berbagai bencana Desember 2025, mulai pohon tumbang, rumah rusak, hingga evakuasi warga dan hewan berbahaya.
Jepara

BPBD Jepara Gerak Cepat Tangani Serangkaian Kejadian Bencana Selama Desember 2025

15 Desember 2025
BPBD Jepara menyalurkan bantuan logistik kepada warga Desa Tunahan, Kecamatan Keling, yang terdampak angin kencang.
Jepara

BPBD Jepara Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Tunahan

10 Desember 2025
BPBD Jepara menerima bantuan truk tangki 4.000 liter dari pemerintah pusat untuk memperkuat armada penanggulangan bencana, khususnya distribusi air bersih di wilayah rawan kekeringan.
Jepara

BPBD Jepara Terima Truk Tangki 4.000 Liter, Perkuat Armada Penanggulangan Bencana

10 Desember 2025
BPBD Jepara mengirim satu personel untuk membantu penanganan banjir di Sumatra Barat sebagai bentuk dukungan Pemprov Jateng terhadap percepatan pemulihan pascabencana.
Jepara

BPBD Jepara Tugaskan Satu Personel Bantu Penanganan Banjir di Sumatra Barat

9 Desember 2025

Berita Trending

  • Belasan tahun rusak tanpa perbaikan, warga Desa Nglebur, Jiken, Blora swadaya memperbaiki jalan sepanjang 60 meter dengan dana patungan dan gotong royong.

    Belasan Tahun Rusak, Warga Nglebur Blora Swadaya Perbaiki Jalan 60 Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Salah, Begini Cara Bedakan Kartu Keluarga Asli dan Salinan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Guru ASN Blora Sumringah, Anggaran Rp40,73 Miliar Cair untuk Gaji ke-13 dan THR

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wartawan Dilarang Liput Kebakaran Sumur Minyak di Gandu Blora, Warga Blokade Akses Masuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Kudus Periksa 10 Pegawai Buntut Video Viral Asusila, 2 Orang Dibebastugaskan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Harianmuria.com

Adalah media online yang menayangkan berita terbaru di Jawa Tengah. Berita yang kami sajikan padat, terpercaya, dan mencakup informasi terkini di wilayah Karesidenan Pati.

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS