JEPARA, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara kembali membuka pendaftaran program beasiswa Kartu Sarjana Jepara Tahun Anggaran 2025, yang ditujukan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu dan berprestasi. Pendaftaran dibuka hingga 1 September 2025 pukul 14.00 WIB.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Jepara, Ali Hidayat, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui dukungan pendidikan tinggi.
“Beasiswa ini bukan sekadar bantuan dana, melainkan wujud nyata kepedulian Pemkab Jepara terhadap generasi muda. Kami ingin memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang untuk meraih pendidikan tinggi,” ujar Ali.
3 Kategori Penerima Beasiswa
Beasiswa Kartu Sarjana Jepara 2025 menyasar tiga kategori:
- Lulusan SMA/SMK/MA sederajat asal Jepara dari keluarga tidak mampu yang baru melanjutkan kuliah jenjang S1.
- Lulusan berprestasi, minimal juara 3 tingkat kabupaten atau hafidz Al-Qur’an minimal 10 juz.
- Mahasiswa aktif asal Jepara dari keluarga kurang mampu, IPK minimal 3,0, dan maksimal sedang menempuh semester 8.
Besaran Bantuan UKT per Tahun
Program ini menanggung biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) sesuai jurusan yang diambil, yaitu maksimal Rp7 juta per tahun (Rp3,5 juta/semester) untuk jurusan umum, pariwisata, dan industri furnitur, serta maksimal Rp10 juta per tahun (Rp5 juta/semester) untuk jurusan di bidang kesehatan.
Dana beasiswa disalurkan setiap semester melalui rekening Bank Jateng atas nama penerima. Mahasiswa wajib menyampaikan Kartu Hasil Studi (KHS) dan bukti pembayaran UKT sebagai bentuk pertanggungjawaban.
Cara Daftar Beasiswa Kartu Sarjana Jepara 2025
Pendaftaran dilakukan dalam dua tahap:
- Pendaftaran online melalui laman resmi: https://s.id/BeasiswaKartuSarjanaJepara
- Pengumpulan berkas fisik sebanyak 2 rangkap (1 asli & 1 fotokopi), dijilid dengan cover warna biru muda dan dikirim ke kantor Disdikpora Jepara.
Dokumen yang wajib dilampirkan adalah surat permohonan kepada Bupati Jepara, biodata dan portofolio, surat pernyataan kesanggupan mengikuti program maksimal 8 semester, bukti DTSEN atau Surat Keterangan Tidak Mampu, rapor atau KHS (bagi mahasiswa aktif), piagam prestasi (untuk jalur prestasi), serta fotokopi KTP, KK, kartu mahasiswa, dan rekening Bank Jateng
Kuota dan Anggaran Beasiswa 2025
Ali menyebutkan, tahun ini ditargetkan 100 mahasiswa penerima beasiswa. Namun, jumlah tersebut bisa bertambah tergantung besaran UKT masing-masing kampus.
“Tahun ini anggaran yang disediakan sebesar Rp500 juta. Jika masih ada sisa anggaran setelah seleksi pertama, maka pendaftaran bisa dibuka kembali,” tambahnya.
Sumber: Lingkar Network
Editor: Basuki










