SALATIGA, Harianmuria.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Salatiga menyalurkan bantuan senilai Rp67 juta kepada 100 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan. Penyerahan dilakukan dalam Sarasehan Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) di Gedung Setda Salatiga, Senin, 29 September 2025.
Bantuan terdiri dari 20 paket alat usaha bagi mustahik baru senilai Rp27 juta, yang secara simbolis diterima oleh Rofian, seorang perajin kayu. Selain itu, BAZNAS juga menyalurkan 80 paket penguatan ekonomi produktif senilai Rp40 juta kepada pelaku usaha kuliner lumpia, Sri Lestari.
Wali Kota: UMKM Harus Inovatif dan Mandiri
Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, menegaskan bahwa dukungan BAZNAS merupakan bagian penting dalam memperkuat ekosistem UMKM.
“Bantuan BAZNAS bisa kita sinergikan dengan pelatihan teknis dari pemerintah. Inilah bentuk kolaborasi untuk mendorong UMKM agar tumbuh dan mandiri,” ujarnya.
Robby juga mengajak pelaku UMKM untuk terus berinovasi, menjaga kualitas, dan memanfaatkan teknologi digital dalam pemasaran.
“Pemerintah Kota Salatiga siap mendukung, BAZNAS siap mendampingi. Mari jadikan sarasehan ini sebagai momentum percepatan pertumbuhan UMKM demi Salatiga yang maju, mandiri, dan sejahtera,” tambahnya.
Sarasehan Tingkatkan Wawasan UMKM
Sarasehan yang digelar selama dua hari, 29–30 September 2025, diikuti 100 peserta UMKM binaan BAZNAS. Kegiatan menghadirkan narasumber dari Asisten Pemerintahan dan Kesra, Dinas Koperasi dan UKM, DPMPTSP, serta BAZNAS Kota Salatiga.
Ketua Panitia, Jumiarto, yang juga Kepala Bagian Kesra Setda Salatiga, menyampaikan bahwa sarasehan bertujuan menambah wawasan, kreativitas, dan daya saing mustahik agar lebih sejahtera.
“Semoga sarasehan ini, bisa menambah wawasan para pelaku usaha dan meningkatkan semangat mereka dalam mengembangkan usaha,” ungkapnya.
Jurnalis: Lingkar Network
Editor: Basuki










