DEMAK, Harianmuria.com – Jalur utama Pantura Demak-Semarang kembali tergenang banjir rob, setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut dalam beberapa hari terakhir. Padahal sebelumnya, genangan air sempat surut selama beberapa bulan.
Akibatnya, arus lalu lintas di jalan nasional tersebut kembali tersendat. Banyak kendaraan terpaksa berjalan pelan saat melewati genangan air, sementara pengendara roda dua memilih jalur alternatif melalui jalan perkampungan untuk menghindari genangan.
Banjir Rob Usai Hujan Deras
Seorang warga setempat, Iqbal, menyebut genangan mulai muncul sejak Senin, 11 Agustus 2025 dan terus meluas karena hujan yang turun hampir setiap sore hingga malam.
“Sudah sejak hari Senin. Robnya muncul setelah hujan deras kemarin,” ujar Iqbal, Kamis, 14 Agustus 2025.
Ia menjelaskan bahwa banjir rob diperparah oleh meluapnya sungai di sisi utara dan selatan jalur Pantura. Meski sudah tersedia pompa penyedot air, genangan masih belum surut hingga kini.
“Air rob lagi naik ditambah hujan tiap malam. Setahu saya sudah ada pompa, tapi tetap saja belum surut,” tambahnya.
Warga Berharap Pemerintah Bertindak Cepat
Hal senada juga disampaikan warga lain, Aziz, yang setiap hari melintasi jalur tersebut untuk berangkat dan pulang kerja. Ia mengaku kecewa karena genangan rob kembali terjadi setelah sempat surut.
“Kemarin sebelum hujan sudah senang robnya surut. Kok ini banjir lagi. Ya terpaksa terabas saja,” ucapnya.
Karena sering melewati jalur rob, Aziz mengaku harus mencuci motor setiap hari agar tidak cepat berkarat.
“Motor lebih cepat karatan. Tapi kalau lewat jalur motor yang tidak tergenang, akan terlalu lama. Jadi tiap pulang harus langsung dicuci pakai air bersih,” jelasnya.
Aziz berharap pemerintah segera turun tangan untuk mengatasi banjir rob yang kerap merendam jalur utama ini. “Harapannya pemerintah segera ambil tindakan. Masa iya setiap hujan selalu rob,” tutupnya.
Sumber: Lingkar Network
Editor: Basuki










