Rabu, Januari 7, 2026
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kerjasama & Iklan
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Harianmuria.com
No Result
View All Result

Beranda - News - Atasi Kemiskinan Ekstrem, Pemkab Rembang Programkan 6.000 Bedah Rumah Tahun Ini

Atasi Kemiskinan Ekstrem, Pemkab Rembang Programkan 6.000 Bedah Rumah Tahun Ini

Sekar Sari by Sekar Sari
29 Maret 2023 09:23
in News, Umum
0 0
Bupati Rembang Abdul Hafidz saat mengunjungi warga yang tinggal di rumah tidak layak huni di wilayah kecamatan Kaliori beberapa waktu lalu. (Rendy/Harianmuria.com)

Bupati Rembang Abdul Hafidz saat mengunjungi warga yang tinggal di rumah tidak layak huni di wilayah kecamatan Kaliori beberapa waktu lalu. (Rendy/Harianmuria.com)

Share on FacebookShare on WatsApp

REMBANG, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang masih berupaya untuk menuntaskan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Langkah ini sebagai Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem (PKE) yang harus segera ditangani.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengungkapkan ada sedikitnya 6.000 rumah tidak layak huni yang harus segera dituntaskan di tahun 2023 ini. Tidak hanya dari Pemkab, mulai dari DPR, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat juga akan dilibatkan dalam pengentasan RTLH tahun ini.

“Kami melalui perbup, minimal 10 rumah yang didanai melalui Dana Desa. Kalau 287 desa, berarti 2.870 rumah. Rata-rata tiap tahun teman-teman DPR dan Pemkab  500-600 RTLH. Kemudian dari provinsi rata-rata 830 RTLH tiap tahun. Dari pusat 2 tahun terakhir 1.060 dan 700 sekian,” imbuhnya.

Bupati mengungkapkan pada tahun 2016, pendataan jumlah RTLH baru mulai dilakukan. Tercatat ada kurang lebih 23.000 rumah yang masuk dalam kategori RTLH. 

Baca Juga:  Bidik Promosi ke Liga 3, Bupati Harno Lepas Skuad PSIR Rembang Arungi Liga 4 Jateng

Setiap tahun Pemkab Rembang mengupayakan untuk memperbaiki sedikitnya 4.000 -5.000 RTLH, sehingga dari jumlah 23.000 RTLH setiap tahunnya mengalami pengurangan.

“2016, kita sedang menyusun rumah-rumah yang tidak layak huni. Jumlahe pada saat itu kurang lebih 23.000. Mulai tahun 2016. Pemkab sedang berupaya setiap tahun 4.000 -5.000 rumah dibangun,” terangnya.

Bupati Hafidz meminta kepada OPD tersekait agar prosedur atau persyaratan program bantuan kepada masyarakat tidak dipersulit. Menurutnya, pegeksekusian dari program pemerintah itu sendiri lebih penting. 

“Saya tekankan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sudahlah yang penting substansinya itu apa, soal administrasi iya , tetapi terus jangan nunggu sehingga mengganggu substansi,” ujarnya.

Bupati Hafidz mencontohkan, jika sasaran penerima bantuan bedah Rumah RTLH  ternyata tidak berada di atas tanahnya sendiri, maka bisa disiasati dengan pembangunan semi permanen. 

Baca Juga:  Inflasi Rembang 2025 Tercatat 2,47 Persen, Cabai Jadi Penyumbang Terbesar

“Dengan rumah dibuat semi permanen (rumah dari gebyok atau kayu-red) nanti sewaktu-waktu  bisa dipindah, kan begitu. Jangan terus mbegegek (berpegang teguh ) nak ora tanahe ra iso (kalau tidak tanahnya tidak bisa), itu rakyat kita, disiasati aja, ” tegasnya. 

Selain RTLH, ada 9 indikator PKE lainnya yang wajib dientaskan, yakni tidak punya jamban, tidak punya listrik dan penyakit kronis. Diharapkannya pada tahun 2024 nanti, Rembang zero kemiskinan ekstrem sesuai arahan Presiden Joko Widodo. (Lingkar Network | R Teguh Wibowo – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Bupati RembangInfo RembangKEMISKINANKemiskinan EkstremPemkab RembangrembangRTLH

Related Posts

DP3A Kota Semarang mencatat serapan Bantuan Operasional RT dan RW tahun 2025 mencapai 95 persen, dengan total dana terserap Rp253,9 miliar.
Semarang

Serapan Bantuan Operasional RT dan RW di Kota Semarang Tembus 95 Persen

7 Januari 2026
Sebanyak 501 ASN dan 18 pejabat BUMD Blora wajib menyerahkan LHKPN periodik 2025 paling lambat 31 Maret 2026 sesuai ketentuan KPK RI.
Blora

501 ASN dan 18 Pejabat BUMD Blora Wajib Lapor Harta Kekayaan, Batas Akhir 31 Maret 2026

7 Januari 2026
Dinkes Kota Semarang menargetkan 1,5 juta warga mengikuti Cek Kesehatan Gratis 2026 guna mencapai cakupan 80 persen sesuai arahan Kementerian Kesehatan.
Semarang

Dinkes Kota Semarang Kejar Target 1,5 Juta Warga Ikuti Cek Kesehatan Gratis 2026

7 Januari 2026
Gudang mebel PT Pijar Sukma di Tahunan Jepara terbakar pada Selasa sore (6/1/2026), kerugian material ditaksir mencapai Rp20 miliar.
Jepara

Gudang Mebel PT Pijar Sukma Jepara Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp20 Miliar

7 Januari 2026
Load More
Next Post
KONFERENSI PERS: Kapolres Jepara AKBP Warsono (tengah) saat menunjukkan barang bukti serbuk bahan petasan yang diamankan. (Tomi/Harianmuria.com)

Jualan Serbuk Petasan di Facebook, 2 Warga Jepara Diringkus Polisi

Berita Utama

BPBD Jepara sigap menangani berbagai bencana Desember 2025, mulai pohon tumbang, rumah rusak, hingga evakuasi warga dan hewan berbahaya.
Jepara

BPBD Jepara Gerak Cepat Tangani Serangkaian Kejadian Bencana Selama Desember 2025

15 Desember 2025
BPBD Jepara menyalurkan bantuan logistik kepada warga Desa Tunahan, Kecamatan Keling, yang terdampak angin kencang.
Jepara

BPBD Jepara Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Tunahan

10 Desember 2025
BPBD Jepara menerima bantuan truk tangki 4.000 liter dari pemerintah pusat untuk memperkuat armada penanggulangan bencana, khususnya distribusi air bersih di wilayah rawan kekeringan.
Jepara

BPBD Jepara Terima Truk Tangki 4.000 Liter, Perkuat Armada Penanggulangan Bencana

10 Desember 2025
BPBD Jepara mengirim satu personel untuk membantu penanganan banjir di Sumatra Barat sebagai bentuk dukungan Pemprov Jateng terhadap percepatan pemulihan pascabencana.
Jepara

BPBD Jepara Tugaskan Satu Personel Bantu Penanganan Banjir di Sumatra Barat

9 Desember 2025
Harianmuria.com

Adalah media online yang menayangkan berita terbaru di Jawa Tengah. Berita yang kami sajikan padat, terpercaya, dan mencakup informasi terkini di wilayah Karesidenan Pati.

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Alamat Kantor
  • Hubungi Kami

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS